Menko Polhukam Geram Temukan Video Pengakuan Jaksa Terima Sogokan HRS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD
Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebuah video berisi pengakuan jaksa yang disuap terkait kasus Habib Rizieq Shihab (HRS), bikin geram Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dan Jaksa Agung.

Setelah diusut, video yang viral di kalangan publik itu terjadi tahun 2016 di Madura, bukan urusan dengan terdakwa Habib Rizqie yang kini diperiksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Aparat hukum kini mengusut penyebar video tersebut.

Mahmud MD, mendesak aparat penegak hukum mengusut penyebar video berisi pengakuan jaksa yang disuap terkait kasus Rizieq Shihab. Mahfud menegaskan video yang viral di kalangan publik itu adalah hoaks.

Pernyataannya ini disampaikan Mahfud melalui akun Twitter resminya, @mohmahfudmd. "Sengaja memviralkan video seperti ini tentu tentu bukan delik aduan, tetap harus diusut," tulisnya dikutip Minggu (21/3/2021).

 

Tak Terkait dengan Rizieq

Ia mengatakan video pengakuan Jaksa AF tersebut terjadi pada 2016 lalu di Sumenep, Madura. Kejadian tersebut tidak terkait sama sekali dengan kasus Rizieq yang saat ini dalam proses sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Video ini viral, publik marah ada jaksa terima suap dalam kasus yang sedang diramaikan akhir-akhir ini. Tapi ternyata ini hoaks: penangkapan atas jaksa AF oleh Jaksa Yulianto itu terjadi 6 tahun lalu di Sumenep. Bukan di Jakarta dan bukan dalam kasus yang sekarang," imbuhnya.

 

Suap di Sumenep

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak telah membantah video tersebut berkaitan dengan kasus Rizieq.

Video mengkaitkan dengan penjelasan Yulianto selaku Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi pada Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus kepada media pada tahun 2016.

“Video penangkapan seorang oknum Jaksa oleh Tim Saber Pungli Kejaksaan Agung adalah peristiwa yang terjadi pada bulan November tahun 2016 yang lalu, dan bukan merupakan pengakuan Jaksa yang menerima suap kasus sidang Habib Rizieq Sihab,” ujarnya.

Masih Leo, penangkapan oknum Jaksa AF di Jawa Timur tersebut terkait dengan pemberian suap dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi Penjualan Tanah Kas Desa di Desa Kali Mok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Video ini viral sampai diterima redaksi Surabaya Pagi, dari seorang pengacara, Minggu (21/3/2021) pagi. Dalam video berjudul “Terbongkar kasus Jaksa terima suap kasus Habib Rizieq. Innalillahi, semakin hancur wajah hukum Indonesia.”

Video ini hanya merekam pernyataan seorang pria yang menyatakan menemukan uang Rp 1 , 5 miliar di rumah kos jaksa. Tapi tak ada penjelasan kasus Habib Rozieq. jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi.com :  Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki iPhone terbaru, mengetahui harga iphone 16 pro max serta spesifikasinya sangat penting. …

Kejati Jatim Tahan Direktur PT Buana Jaya Surya Kasus Korupsi Pengadaan SMK

Kejati Jatim Tahan Direktur PT Buana Jaya Surya Kasus Korupsi Pengadaan SMK

Rabu, 04 Feb 2026 18:28 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Upaya penegakan hukum terhadap praktik korupsi di sektor pendidikan kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Kejaksaan Tinggi J…

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam mengklaim pihaknya sudah mengajukan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk…