Merger Bank Syariah Mulai Perkuat Modal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar Hukum Syariah UNAIR Dr. Prawitra Thalib, S.H, M.H. SP/ Mbi
Pakar Hukum Syariah UNAIR Dr. Prawitra Thalib, S.H, M.H. SP/ Mbi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi melakukan penggabungan pada awal Februari lalu, yang terdiri dari Mandiri Syariah, BNI Syariah dan BRI Syariah. Pembentukan BSI tersebut diharapkan dapat menjadi awal kebangkitan perbankan syariah di Indonesia. Pakar Hukum Universitas Airlangga (Unair) mengungkapkan peluang dan tantangan BSI kedepannya. Selasa (23/03/2021).

Pakar Hukum Syariah Unair, yakni Dr. Prawitra Thalib, S.H, M.H., menuturkan bahwa keputusan merger BSI tersebut sudah tepat. Rencana merger merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat daya saing perbankan syariah.

“Melalui merger tersebut diestimasi kekuatan modal BSI dapat masuk kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV. Dengan status Buku IV ini, kesempatan mereka berkembang dan berekspansi akan semakin luas,” ungkapnya.

Dirinya menilai, Semenjak ditetapkan pada UU No 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, kinerja bank-bank syariah BUMN di Indonesia tidak mengalami perkembangan yang progresif meskipun bank syariah BUMN sudah lama dibentuk. Akademisi Unair itu juga menyebut jika bank syariah BUMN terus beroperasi dengan kinerja rata-rata, maka dikhawatirkan keberadaannya akan tergerus.

“Setelah merger ini efektif, maka segmentasi BSI dapat tetap dijaga di arah segmen UMKM dan usaha makro. Dengan menjadikan BSI masuk kategori BUKU IV, maka dapat dipastikan BSI akan memiliki akses jaringan yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar negeri,” tambahnya.

Seperti yang dituturkan oleh Dr. Prawita, bahwa merger bank syariah dianggap dapat mendorong pertumbuhan tingkat inklusi dan literasi keuangan syariah di Indonesia. Kehadiran BSI sebagai bank syariah hasil merger tiga bank syariah BUMN akan memperkaya pilihan produk dan jasa keuangan syariah bagi masyarakat.

Tak sampai disitu, pelayanan dan produk yang sesuai dengan syariat Islam juga bisa semakin menarik perhatian masyarakat agar menggunakan jasa perbankan syariah dengan tetap memperhatikan sharia compliance (kepatuhan Syariah) dan legal compliance (kepatuhan hukum). Bank hasil merger juga akan menjadi lebih efisien, memiliki modal lebih kuat, dan mendapatkan dana murah.

“Penyaluran dana yang lebih murah ini dapat menguntungkan nasabah, terutama di segmen UMKM dan akan merambah target pembiayaan baru yaitu sektor industri makro,” jelasnya.

Agar BSI tetap sustainable, maka tantangan kedepannya adalah menghindari adanya diseconomies of scale(kesulitan berkomunikasi dan berkoordinasi antara manajemen bank hasil merger). Tantangan berikutnya adalah reorganisasi dan penempatan pegawai yang adil dan profesional.

“Tantangan utamanya adalah untuk memastikan penyamaan persepsi pemenuhan sharia compliance dan legal compliance dari BSI setelah dilakukan merger,” tuturnya.

Dalam perspektif hukum Syariah, mergernya bank Syariah akan berdampak pada aspek sharia compliance yang akan semakin sempurna, dengan tidak mengabaikan aspek kepatuhan hukum atau legal compliance. Masyarakat juga akan lebih terpacu, khususnya masyarakat yang ingin melakukan simpanan atau pembiayaan tanpa bunga bank yang sering diidentikkan dengan riba.

“Dengan demikian, potensi pembiayaan ataupun simpanan lebih meningkat di segmen umat muslim Indonesia,” tambahnya.

Dr. Prawitra berharap kedepannya BSI dapat membuktikan eksistensinya di Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi Muslim terbesar ini. BSI harus mampu memanfaatkan peluang tersebut untuk menciptakan kondisi bank yang kuat secara trust dan capital.

“Semoga BSI dapat menjelma menjadi energi baru bagi ekonomi Indonesia yang senantiasa menerapkan prinsip financial justice dan stability in investment untuk masyarakat di Indonesia,” pungkasnya. mbi

Berita Terbaru

Izin Usaha Kadaluwarsa sejak 2024, PT JPC Masih Tetap Beroperasi 

Izin Usaha Kadaluwarsa sejak 2024, PT JPC Masih Tetap Beroperasi 

Selasa, 09 Jun 2026 21:44 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 21:44 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Meski izin usahanya telah kadaluwarsa sejak Juli 2024, PT Jatim Parkir Center (JPC) yang mengelola lahan parkir di Jalan dr Soetomo, Ko…

Semangat Idul Adha 1447 H, PLN UID Jatim Hadirkan Kepedulian Sosial Bagi Masyarakat Jawa Timur

Semangat Idul Adha 1447 H, PLN UID Jatim Hadirkan Kepedulian Sosial Bagi Masyarakat Jawa Timur

Selasa, 09 Jun 2026 20:49 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 20:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Yayasan Baitul Maal (…

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Perkuat Komitmen ESG Melalui GI ANDAL dan Aksi Penghijauan

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM) melaksanakan kegiatan Gardu…

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi G…

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…