Antisipasi Korban Kebut-Kebutan, Pemkab Ngawi Akan Larang Siswa Pakai Sepeda Motor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. SP/ NGW
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti ancaman kebut-kebutan di jalan hingga menimbulkan korban jiwa, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi segera membuat aturan larangan bagi pelajar yang berumur di bawah 17 tahun mengendarai sepeda motor. Kebijakan itu disiapkan untuk menekan angka kecelakaan yang belakangan didominasi para pelajar. 

Pasalnya, mayoritas pelajar menjadi korban kecelakaan akibat kebut-kebutan saat mengendarai sepeda motor di jalanan. Bukan hanya korban luka, bahkan dilaporkan beberapa pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. "Kami akan membuat regulasi agar tidak ada anak-anak usia di bawah 17 tahun mengendarai motor,” ujar Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, Rabu (22/07/2026).

Lebih lanjut, Ony lantas menyayangkan ruas jalan di Kabupaten Ngawi yang semakin baik acapkali disalahgunakan. Salah satunya, pemotor yang kebut-kebutan hingga balapan liar. Kondisi itu, menurut dia, juga berdampak naiknya angka kecelakaan yang melibatkan remaja. 

"Semestinya jalan baik harus disyukuri. Tetapi malah banyak kecelakaan karena kebut-kebutan,” ujarnya.

Selain membuat aturan, pihaknya juga meminta para orangtua untuk tidak memfasilitasi anak di bawah 17 tahun dengan sepeda motor untuk harian hingga berangkat sekolah. Sebab, anak di bawah umur belum memiliki kematangan berpikir dan kemampuan mengendalikan emosi saat berkendara. 

“Orangtua harus menjadi orang pertama mencegah anak mengemudikan kendaraan bermotor. Jangan karena punya uang lalu membelikan motor,” jelas Ony. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…