Kontroversi Drama 'Joseon Exorcist', SBS Resmikan Batal Tayang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SBS telah secara resmi membatalkan penayangan "Joseon Exorcist" setelah tayang hanya dua episode pada Jumat, (26/3) pagi.
SBS telah secara resmi membatalkan penayangan "Joseon Exorcist" setelah tayang hanya dua episode pada Jumat, (26/3) pagi.

i

 

SURABAYAPAGI, Seoul – Menyusul ketidakakuratan sejarah acara dan kontroversi produk China dalam drama "Joseon Exorcist".  SBS telah secara resmi membatalkan penayangan "Joseon Exorcist" setelah tayang hanya dua episode pada Jumat, (26/3) pagi.

SBS membuat pengumuman menyusul laporan bahwa drama itu akan dibatalkan. "Kami ingin berbagi posisi kami tentang Joseon Exorcist. SBS telah memutuskan untuk membatalkan kontrak hak siar Joseon Exorcist dan membatalkan siaran, setelah mengakui parahnya insiden sebelumnya.

SBS telah membayar sebagian besar biaya untuk hak siar, dan perusahaan produksi telah menyelesaikan sekitar 80% pembuatan film untuk pertunjukan tersebut. Meskipun ada kekhawatiran di pihak kami tentang kerugian ekonomi dan kesenjangan penjadwalan bagi kami dan perusahaan produksi, kami telah memutuskan untuk membatalkan siaran, dengan perasaan tanggung jawab yang berat sebagai stasiun penyiaran publik."

 Buntut kontroversi dari drama "Joseon Exorcist", para pemainnya pun mengambil langkah cepat. Menurut laporan meeia, para aktor dan aktris pemeran SBS "Joseon Exorcist" kini telah menghapus semua jejak pekerjaan mereka di serial drama dari platform SNS mereka, setelah stasiun penyiaran mengumumkan bahwa acara tersebut telah dibatalkan.

Bintang yang merupakan bagian dari pemeran "Joseon Exorcist" dan yang aktif di SNS termasuk Kim Dongjun, Jung Hyesung, dan Lee Yubi telah menghapus foto, video, dan deskripsi "Joseon Exorcist" dari akun SNS mereka.

Seperti yang diketahui bahkan sebelum "Joseon Exorcist" mulai ditayangkan, acara tersebut dipenuhi dengan masalah, dengan aktor utama Lee Yubi dan Jang Dongyoon menderita cedera di lokasi syuting. Setelah "Joseon Exorcist" mulai ditayangkan, drama tersebut mendapat reaksi keras atas penggambaran sejarah Korea mereka menggunakan produk China seperti telur abad dan kue bulan China.

Karena penggambaran mereka yang tidak akurat, sekitar 20 perusahaan yang sebelumnya menjanjikan iklan untuk acara tersebut ditarik keluar, termasuk nama-nama besar seperti BLACKYAK, Bodyfriend, Ace Bed, Hite Jinro, dan KT.

SBS sebelumnya menyatakan bahwa mereka akan mengedit bagian-bagian yang kontroversial, tetapi itu tidak cukup, karena lebih dari 184.000 orang telah menandatangani petisi Blue House agar acara tersebut dihapus dari siaran secara permanen. pn/cr2na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…