Jembatan Antar Dusun di Magetan Roboh Tergerus Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi jembatan di Magetan yang roboh tergerus longsor. BPBD Magetan
Kondisi jembatan di Magetan yang roboh tergerus longsor. BPBD Magetan

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hujan deras di Magetan menyebabkan tanah mulai tergerus dan terjadi longsor. Akibat longsor tersebut mengakibatkan sebuah jembatan antar dusun di Desa/Kecamatan Karas Magetan roboh.

Menanggapi hal tersebut, Kades Karas, Murgiyanto, mengatakan ada sekitar 600 jiwa dari 250 KK harus Memutar sejauh 5 Km untuk menuju jalan raya. Warga yang tidak mau memutar terpaksa melintasi sungai dan itu pun jika sungai tidak banjir.

"Memutar ada sekitar 5 Km ke jalan raya. Kalau sebelumnya hanya 1 Km saja," jelas Murgiyanto, Senin (29/3/2021).

Selain itu, Murgiyanto juga menambahkan jembatan roboh yang sudah berusia 46 tahun tersebut mempunyai panjang sekitar 20 meter dengan lebar 5 meter. Hingga berita ini diturunkan Pihak Pemkab Magetan belum memberikan upaya solusi.

"Panjang jembatan sekitar 20 meter lebar 5 meter. Belum ada dari pemkab (solusi) ini sementara ya sebagian warga lewat sungai kalau ndak banjir," tandasnya.

Sedangkan menurut Kapolsek Karas AKP Bayu Nirbaya Bhakti, sebelum roboh, kata Bayu, jembatan penghubung Dusun Ngariboyo ke Dusun Karas itu memang sudah dilakukan penutupan karena tanah di bawah jembatan longsor. Jembatan tersebut memang sudah tua berusia sekitar 45 tahun.

"Betul akibat tergerus air tanah longsor dan jembatan roboh. Jembatan menang sudah tua dan kemarin sebelum longsor Forkopimca sudah menutup dan jalur dialihkan dan tidak ada warga yang terisolasi," paparnya. Dsy10

 

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…