SURABAYAPAGI, Blitar- Polres Blitar mengambil tindakan antisipatif setelah adanya peristiwa di Mabes Polri oleh seorang wanita yg di duga terorisme.
Tindakan cepat itu diambil Polres Blitar untuk mencegah kejadian serupa di wilayah Kabupaten Blitar yang trrdiri dari 22 Kecamatan, apa lagi untuk wilayah Blitar Selatan,selain pemgamanan di Markas Komando Polres Blitar yang terletak di jalan Raya Talun, pintasan yang menghubungkan Blitar - Malang.
Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela kepada Surabaya Pagi, mengatakan penjagaan kita tingkatkan baik di Mako Polres Blitar.
"Termasuk di seluruh jajaran Polsek yang berada di wilayah, juga kita antisipasi pengawasan terhadap Obyek obyek Vital, rumah rumah ibadah, juga seluruh Kantor kantor Instansi, kita lakukan bersama sama dengan TNI, sehingga bila ada sesuatu kita segera mengambil langkah cepat penangananya."kata AKBP.Leonard usai kegiatan Rakor PPKM.Covid-19 (Kamis 1/4) siang.
Selain itu AKBP.Leonard mengatakan, selain pengawasan serta penjagaan di Mako Polres dan Polsek Polsek, umtuk patroli akan terus dilakukan oleh jajarannya untuk mencegah aksi terorisme di tengah masyarakat.
"Untuk Pengamanan diperketat, patroli di intensifkan, tetap siaga dan waspada, di sertai tetap mengedepankan Ptotokol Kesehatan " papar Pamen Polisi dengan dua Melati emas di pundaknya ini.
Tampak di pintu masuk Mapolres Blitar melakukan penjagaan ketat dan penggeledahan terhadap masarakat yang berkunjung di Polres Blitar guna kepentinganya, selain itu juga di lakukan secara Protkes,
"Untuk pelayanan Masarakat tetap kita kedepankan, memang benar untuk memasuki Polres Blitar di lakukan sangat selektif tetap dngan Humanis, sambil memyampaikan pesan pesan untuk masarakat mengenai kewaspadaan dini, selain saat daat dalam Mako Polres juga pesan untuk ikut mengamankan di lingkunganya, agar selalu koordinasi dngan Babinkamtibmas, Babinsa atau Tokoh tokoh sentral di sekitarnya." Pungkas AKBP.Leonard.Les.
Editor : Aril Darullah