Libur Paskah, Arus Penumpang Kereta Api Masih Normal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang menaiki Kereta Api Turangga Jurusan Surabaya Gubeng - Bandung di Stasiun Gubeng Surabaya, Surabaya,  SP/Patrik Cahyo
Penumpang menaiki Kereta Api Turangga Jurusan Surabaya Gubeng - Bandung di Stasiun Gubeng Surabaya, Surabaya,  SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Pergerakan penumpang kereta api selama long weeked Libur Paskah di Daop 8 Surabaya masih normal seperti biasanya.  

Sebelumnya, dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat karena perjalanan jauh atau bepergian ke luar daerah, ASN dan masyarakat diimbau untuk tidak bepergian ke luar kota saat liburan Paskah. Mereka juga diimbau menghindari pergi ke luar rumah jika tidak mendesak, sehingga dapat terlindung dari potensi penularan Covid-19.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif  mengatakan jumlah penumpang kereta tak mengalami kenaikan yang signifikan di banding hari biasa. "Kereta api tidak ada kenaikan penumpang yang signifikan," kata, Senin (5/4/2021).

Meski begitu, Luqman menuturkan pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tegas di dalam kereta . Luqman menyebut pihaknya telah menerapkan aturan baru tentang hasil pemeriksaan GeNose C19 yang hanya berlaku sehari.

"Yang berbeda adalah masa pemberlakuan hasil tes GeNose. Sekarang 1x24 jam setelah pengambilan tes, sesuai SE No 27 Kemenhub," imbuhnya.

Luqman juga menghimbau  masyarakat senantiasa disiplin menerapkan prokes saat di dalam kereta. "KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan, serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19 pada transportasi kereta api," papar Luqman.

Selain itu, setiap pelanggan KA jarak jauh harus dalam kondisi sehat atau tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam. Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Luqman menambahkan, untuk mencegah penyebaran COVID-19, setiap pelanggan KA wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.na

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…