Berawal dari Hobi, Irfan Kini Sudah Koleksi Puluhan Sepeda Motor Lawas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Irfan Nur Fajar Nazarudin dengan salah satu motor klasi miliknya. SP/ BLT
Irfan Nur Fajar Nazarudin dengan salah satu motor klasi miliknya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Irfan Nur Fajar Nazarudin awal mengoleksi sejumlah motor klasik itu berangkat dari sekadar hobi. Sebagian sepeda motor miliknya itu ada yang onderdilnya sudah tidak utuh. Sedikitnya kini ada 40 unit motor yang dikoleksinya sejak tahun 2016 lalu. Dan puluhan sepeda motor tersebut pun masih dapat berfungsi dan dapat digunakan dengan baik.

Beberapa motor-motor lawas kebanyakan keluaran tahun 1990-an dan tahun-tahun sebelumnya dan semuanya keluaran dari pabrikan Jepang. Di antaranya ada Suzuki RC, Suzuki Bravo, Yamaha V 75, Yamaha Alfa, hingga Honda C 70 dan masih banyak lagi.

Dari sekadar hobi hingga mengoleksi beberapa unit, Irfan pun memutuskan untuk mencoba hal baru. Yakni merambah ke dunia bisnis jual beli sepeda motor klasik. Semua itu diawali pada 2016. Dia menjual koleksinya secara bertahap. Satu demi satu unit berhasil laku. Usahanya itu mendapat respons positif.

Hingga akhirnya, koleksi unit sepeda motor lawas itu kian bertambah. Semua dibeli dari hasil penjualan unit sebelumnya. "Kebanyakan ini saya dapat dari luar daerah secara online. Kalau ada barang (motor lawas, Red) yang cocok, langsung saya beli," ujar pria lulusan SMK jurusan otomotif ini.

Untuk membeli motor lawas juga tidak sembarangan. Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan. "Minimal mesin motor masih hidup atau menyala. Yang paling penting lagi surat-suratnya lengkap meski sudah mati," tuturnya.

Tak ketinggalan, kondisi sepeda motor masih utuh atau origsinal. "Kalaupun ada beberapa spare part yang sudah rusak atau hilang tidak masalah. Toh, nanti kan saya restorasi lagi," terangnya.

Selama ini, unit motor lawas itu diperoleh dari luar daerah. Di antaranya Malang, Surabaya, dan Kediri. Dia berburu motor lawas itu di media sosial. "Rata-rata saya dapat dari perorangan. Kalau dapat dari sesama komunitas itu biasanya harganya bersaing," akunya.

Karena dipasarkan secara online, konsumen Irfan datang dari berbagai daerah. Selain dari luar daerah, ada juga dari luar Jawa. Untuk mengirimnya, Irfan memanfaatkan jasa ekspedisi maupun kargo.

Untuk harga per unit motor hasil restorasi cukup bervariasi. Mulai dari harga Rp 2 jutaan hingga Rp 7 jutaan. Tergantung kondisi dan jenis unitnya. "Honda C 70 misalnya, itu harganya mencapai Rp 7 jutaan," sebutnya. Dsy6

Berita Terbaru

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Sejumlah k…

Direktur Perumda BPR Kota Blitar Diduga Korupsi Penyaluran Kredit Perumda BPR, Kini di Tahan

Direktur Perumda BPR Kota Blitar Diduga Korupsi Penyaluran Kredit Perumda BPR, Kini di Tahan

Kamis, 21 Mei 2026 12:24 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar akhirnya menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)…

Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Kamis, 21 Mei 2026 12:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:14 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojolerto - Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari mengimbau seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk  bersinergi dalam me…