Berulang Kali Bangkrut, Hardini Kini Sukses Usaha Kokoroni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hardini Dyah Asmarani dengan Kokoroni miliknya. SP/ SBY
Hardini Dyah Asmarani dengan Kokoroni miliknya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sudah Berkali-kali Hardini Dyah Asmarani mengalami kebangkrutan, terlilit tagihan, sampai gagal berwirausaha dengan berbagai jenis usaha yang dia jalani. Saat itu tak punya pekerjaan tetap, selain jualan baju online. Namun, usaha itu makin redup ketika Dini tak lagi tinggal di Bekasi. Desakan ekonomi waktu itu sempat membuat Dini tebersit untuk kembali menjadi pekerja migran Indonesia (PMI).

Sosok Hardini Dyah Asmarani yang kerap disapa Dini ini, dulunya adalah PMI di Hongkong sejak tahun 2012 sampai 2015. Lalu ia memulai usaha dari berjualan puding turut SD-SD. Tiap pagi mengantar puding dan sore adalah waktu untuk mengambil hasil jualan. Memang, hasil jualan itu tidak selalu menjanjikan, kadang sehari dapat Rp 50 ribu dan kadang juga tidak ada yang laku. Padahal, ada tagihan motor yang menanti untuk dilunasi. "Sekitar Rp 33 juta nilai kredit di Bank ketemunya," ucapnya.

Selama setahun berjalan, pengetahuan Dini akan dunia usaha makin matang. Dia memberanikan diri untuk membuka usaha jajanan ringan makaroni. Yang kini produknya bernama Kokoroni. Dalam menemukan usaha jajanan ringan, ternyata tidak berjalan mulus. Membutuhkan berkali-kali kegagalan untuk menemukan resep yang pas untuk makaroninya. Namun berkat rekan-rekan sesama UMKM itu pun kenal dengan sherf dari pihak Lafonte. Disitu, Dini mendapatkan pengetahuan tentang cara memasak makaroni yang renyah.

Varian produk Kokoroni. SP/ SBY

Menurutnya, pengalaman dari asosiasi UMKM yang dapat mendorong Dini mengembangkan usaha makaroninya. Sebelum 2019, makaroninya dijual tanpa kemasan yang cantik, tapi berkat terinspirasi dari teman-temannya, kemasan makaroninya kini lebih cantik. Tak cukup itu, pemasangan produk melalui galeri Gemilang, Omah Susu juga menambah jangkauan pasar. Dan, kini produknya juga sudah masuk di pasar modern. 

Memasuki 2019, produk Kokoroni milik Dini mulai berkembang. Sebagian rezekinya untuk melunasi kredit motornya. Sehingga dapat berfokus untuk mengembangkan usaha. Bahkan, produksi makaroninya mencapai 5 kwintal per minggu, dengan estimasi harga Rp 12.500-14.500, omzetnya hingga 5 juta per bulan.

Dini mengakui, jalan usaha itu tak lepas dari seizin Sang Pencipta. Terlihat di belakang produk Kokoroninya, Rp 250 untuk didonasikan pada kegiatan-kegiatan sosial, misal ketika terjadi bencana banjir nasional, dan sebagainya. "Alhamdulillah, kita ambil berkahnya dari usaha, tidak melalui mencari pendapatan, tapi lebih pada mencari ridlo-nya Allah SWT," tutupnya. Dsy7

Berita Terbaru

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027 dan Pendapat Akhir atas 13 Raperda

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027 dan Pendapat Akhir atas 13 Raperda

Senin, 19 Okt 2026 15:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto dengan dua agenda, yakni…

Outing Class, Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Optimalkan Destinasi Lokal

Outing Class, Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Optimalkan Destinasi Lokal

Senin, 19 Okt 2026 15:30 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan pengalaman belajar di luar kelas (Outing Class) sekaligus mengenalkan potensi lokal kepada para siswa, Pemerintah…