SD-SMA di Jombang Serempak Gelar PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat mendatangi SMAN 3 Jombang untuk meninjau PTM di hari pertama.
Bupati Jombang Mundjidah Wahab saat mendatangi SMAN 3 Jombang untuk meninjau PTM di hari pertama.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Senin (6/4) kemarin, jenjang  SD, SMP, SMA/SMK negeri dan swasta di Jombang resmi melakukan pembelajaran tatap muka pertama. Pemkab Jombang mengijinkan dimulainya kembali PTM karena Jombang sudah masuk zona kuning penyebaran covid-19.

Kendati demikian, terdapat 20 persen sekolah yang menunda pemberlakukan PTM lantaran vaksinasi terhadap guru yang belum tuntas.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan sekolah tatap muka dimulai serentak hari ini untuk SD, SMP dan SMA/SMK negeri dan swasta. Sedangkan TK dan PAUD menunggu tahun ajaran baru 2021/2022.

"Pertimbangan kami saat ini Kabupaten Jombang sudah zona kuning. Maka kami berani melakukan pembelajaran tatap muka SD, SMP dan SMA/SMK," kata Mundjidah saat meninjau sekolah tatap muka di SMAN 3 Jombang, Jalan Dr Soetomo, Selasa (6/4/2021).

Pembelajaran tatap muka, lanjut Mundjidah, digelar 80 persen sekolah di Jombang. Sedangkan 20 persen lainnya pada tahap persiapan.

"Yang 20 persen masih persiapan karena gurunya belum divaksin dosis kedua," terangnya.

Mundjidah menjelaskan sekolah tatap muka digelar di setiap sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Dia mengklaim 98 persen orang tua siswa mendukung pembelajaran secara langsung ini.

"Di sini ada UKS (Unit Kesehatan Sekolah), petugas dari kesehatan. Semua siswa dicek suhu tubuhnya, kalau suhu tinggi dibawa ke UKS, bisa dirujuk ke puskesmas. Anak-anak diminta bawa hand sanitizer dan minum sendiri," jelas Mundjidah.

Bersama Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Mundjidah juga memberi edukasi kepada para siswa dan guru agar selalu mematuhi prokes. Salah satunya, siswa dilarang mampir ke tempat-tempat bermain saat pulang sekolah.

"Pulang sekolah tidak boleh mampir, harus langsung pulang. Baju dilepas, mandi baru berinteraksi dengan keluarga," tandasnya. 

Berita Terbaru

Pakai BMN, Pemkab Probolinggo Jadikan GWS Pusat Ekonomi di Bromo

Pakai BMN, Pemkab Probolinggo Jadikan GWS Pusat Ekonomi di Bromo

Kamis, 10 Sep 2026 11:11 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendorong pusat ekonomi di kawasan wisata Gunung Bromo, menggunakan penerimaan hibah…

Terdampak Karhutla, Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup Sementara

Terdampak Karhutla, Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup Sementara

Kamis, 10 Sep 2026 10:59 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Akibat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di jalur pendakian di Gunung Raung Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,…

Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53,4 Persen

Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53,4 Persen

Kamis, 10 Sep 2026 10:44 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat fundamental bisnis dan transformasi perusahaan di tengah d…

Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Buka Akses Layanan Kesehatan bagi Nasabah Premier

Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Buka Akses Layanan Kesehatan bagi Nasabah Premier

Kamis, 10 Sep 2026 09:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 09:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk. memperluas layanan bagi nasabah segmen Premier melalui kerja sama dengan Sunway Medical Centre di Sunway …

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…