Budidayakan Cleopard Gecko Cantik Beromzet Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Angga Mahardika dengan budidayanya leopard gecko. SP/ TRG
Angga Mahardika dengan budidayanya leopard gecko. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Angga Mahardika terus membudidayakan cleopard gecko alias gecko, hingga bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulan. Alasan ia membudidayakan leopard gecko ini karena hewan tersebut mempunyai warna dan motif lebih cantik, dan beragam. Kulitnya kasar, ada semacam benjolan kecil merata di atas tubuhnya, ekornya sedikit menggembung, dan lebih jinak. Buktinya kalau dipegang, hewan tersebut pasrah.

Selain itu, saat ini banyak orang yang sedang menggandrungi hewan tersebut sebagai hewan peliharaan, karena selain warnanya bercorak dan cantik, perawatannya mudah, karena tidak perlu bikin kandang bagus.

Salah satu motif cleopard gecko. SP/ TRG

Dengan memiliki bok plastik yang diberi lubang untuk ventilasi di beberapa sisi sudah cukup. Dari situ Angga biasa menempatkan bok-bok berisi leopard gecko tersebut didalam kamarnya. Tujuannya agar setiap saat mudah diamati, khususnya bagi masa perjodohan dan proses bertelur.

Sedangkan pemeliharaan untuk makanan sendiri juga mudah, yaitu serangga berupa jangkrit atau ulat kecil yang mudah didapat di toko pakan burung. Untuk pemberian makan sendiri tidak setiap hari. Bahkan, tanpa makan dan minum, seekor gecko bisa bertahan hingga dua bulan. Karena itu, gecko bisa menjadi pilihan bagus bagi orang yang merawat hewan peliharaan sesempatnya.

Menurut Angga ada tips lain lagi dalam pemeliharaan gecko untuk meredam bau kotorannya dan aman jika termakan gecko, yaitu dengan cara alas kotak tempat tinggal gecko diberi bubuk kalsium. Bubuk kalsium tersebut bisa didapat dari toko-toko peralatan bangunan saja.

Sehingga dengan perawatan yang cukup mudah tersebut, gecko banyak digandrungi. Buktinya sebelum pandemi Covid-19 dulu dirinya bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah minimal Rp 10 juta per bulan. Namun kini berada dikisaran Rp 5 juta, maksimal Rp 8 juta.

Untuk pelanggannya sendiri kebanyakan dari luar pulau seperti Kalimatan, Sumatra dan Sulawesi. "Jadi saat ini setiap bulannya saya bisa menjual sekitar 15 ekor setiap bulan, jika dulu lebih," ucapnya. Dsy15

 

Berita Terbaru

Lewat Absensi Digital, Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan Disiplin ASN

Lewat Absensi Digital, Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan Disiplin ASN

Selasa, 12 Mei 2026 11:48 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melalui penguatan sistem absensi digital guna mencegah potensi manipulasi presensi pegawai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dikeluhkan Masyarakat, Pemkot Malang Percepat Langkah Strategis Penanganan Masalah Sampah

Dikeluhkan Masyarakat, Pemkot Malang Percepat Langkah Strategis Penanganan Masalah Sampah

Selasa, 12 Mei 2026 11:38 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mempercepat proses penuntasan masalah persampahan yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat di kota itu, Pemerintah Kota…

Dorong Kemandirian Perempuan, Pemkab Probolinggo Gelar Pelatihan Bordir

Dorong Kemandirian Perempuan, Pemkab Probolinggo Gelar Pelatihan Bordir

Selasa, 12 Mei 2026 11:22 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar pelatihan bordir untuk…

Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026

Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026

Selasa, 12 Mei 2026 11:09 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, menargetkan…

Cegah Penyebaran Hantavirus, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Terapkan PHBS

Cegah Penyebaran Hantavirus, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Terapkan PHBS

Selasa, 12 Mei 2026 10:53 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti maraknya isu kasus penyebaran hantavirus, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Jawa Timur mengimbau kepada…

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Hewan Kurban Kambing

Jelang Idul Adha, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi PMK ke Hewan Kurban Kambing

Selasa, 12 Mei 2026 10:41 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian…