Pedagang Pasar Legi Demo Terkait Pembagian Lapak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat menemui ratusan pedagang yang melakukan aksi demo di depan Pemkab Ponorogo.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat menemui ratusan pedagang yang melakukan aksi demo di depan Pemkab Ponorogo.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Ratusan pedagang Pasar Legi melakukan aksi unjuk rasa di depan Pemkab Ponorogo jalan Alun-alun Utara, Rabu (7/4).

Mereka menuntut agar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko segera menuntaskan pembagian lapak bagi para pedagang mengingat persemian pasar sudah dilakukan sejak Februari lalu.

Bupati Sancoko yang mengetahui hal itu pun langsung menemui para pedagang. Untuk mencegah aksi berujung ricuh, bupati meminta perwakilan pedagang untuk melakukan audiensi. Ia pun berharap polemik pembagian Pasar Legi bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

Menerima saran bupati, lima orang perwakilan pedagang pun masuk ke kantor Pemkab Ponorogo untuk melakukan audiensi.

"Kedua tuntutan pedagang, yaitu dikembalikan seperti skema awal, kemudian ada beberapa lapak yang menurutnya tidak ketemu (belum jelas)," kata Sugiri saat ditemui usai audiensi dengan pedagang.

Sugiri mengaku belum bisa mengambil keputusan saat itu juga karena melihat polemik yang cukup rumit.

Hal tersebut akan dirundingkan kepada pihak-pihak terkait untuk mengambil jalan tengahnya.

"Kami akan melihat keadaannya seperti apa. Maka saya rapat dengan dinas terkait ketika sudah ambil keputusan kita ajak mereka musyawarah (kembali)," lanjutnya.

Lebih lanjut, Sugiri mengaku belum mendengar adanya lapak Pasar Legi yang diperjualbelikan.

"Saya tidak mendengar itu, saya juga tidak paham itu. Makanya kita dalami, mudah-mudahan tidak ada (jual beli). Jika pun ada kita tegakkan," jelas Sugiri.

"Pedagang pasar ini orang baik-baik semua. Kalau kita selesaikan dengan baik, pasti akan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Eko Wahono salah satu perwakilan pedagang Pasar Legi menyebutkan tuntutan dari para pedagang masih belum direalisasikan oleh bupati.

“Tuntutan kami masih akan dibahas, butuh waktu, kami juga akan dipanggila (Sugiri) lagi dalam hal pengaturan lapak,” kata Eko ditemui usai mediasi.

Eko mengungkapkan hingga sampai saat ini, satu pedagang pun belum mendapatkan kejelasan akan menempati lapak lantai berapa dan nomor berapa.

"Terkait jual beli lapak rumornya benar ada, kami juga menuntut untuk mengusut jual beli lapak ini," jelas Eko.

"Kami pedagang lama saja belum dapat lapak, malah pendatang baru sudah dapat lapak," pungkasnya. 

Berita Terbaru

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Baru-baru ini, heboh lagi terkait menu di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bundeh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang…

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Harga sejumlah komoditas bahan pokok diantaranya cabai dan daging ayam di Kabupaten Sampang melonjak di awal Bulan Ramadhan. Daging…

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…