Penggagas NGO, Berdayakan Sektor Maritim dan Masyarakat Pesisir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Farras Haidar Afifah. SP/ BLT
Farras Haidar Afifah. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Farras Haidar Afifah, sebagai mahasiswa sekaligus pemuda asli Blitar ini mendirikan non-government organization (NGO) yang bergerak di bidang maritim sebagai upaya pemberdayaan sektor maritim di Kabupaten Blitar serta sebagai wadah bagi para pemuda Blitar untuk berkegiatan dan berupaya memberdayakan masyarakat pesisir.

"Saya sebagai warga Blitar merasa harus ikut andil dalam memaksimalkan dan memperkenalkan kekayaan maritim yang dimiliki Kabupaten Blitar," ujarnya.

Namun akibat pandemi Covid-19 ini, untuk mengupaya agenda ia tidak bisa menggelar rapat secara langsung, sehingga ia berinisiatif tetap melaksanakan rapat koordinasi internal secara virtual melalui jejaring media sosial. "Rapatnya secara online via Google Meet atau Zoom. Selama ini kita belum pernah bertemu secara langsung karena masih terkendala pandemi," bebernya.

Dari situ, dia mulai menarik sejumlah pemuda Blitar melalui mekanisme open registration sejak awal tahun. Hingga kini, jumlah anggotanya mencapai 15 orang, yang seluruhnya berstatus sebagai mahasiswa. "Baru terbentuk Januari lalu. Anggota kita ada 15 orang dan semuanya masih duduk di bangku kuliah," tutur Farras.

Walaupun ia memiliki tanggung jawab sebagai mahasiswa, namun pembahasan program-program kegiatan organisasi harus dipisahkan dengan kegiatan akademik. Kendati demikian, kini sudah mulai terbiasa dengan kondisi ini karena semua dijalani tanpa adanya beban. "Untuk tabrakan (waktu, Red) sangat diminimalkan. Pasti harus dibagi waktunya. Jadi, pagi sampai sore saya ke kampus. Malamnya baru berkegiatan di organisasi," jelasnya lagi.

Selain itu, akibat pandemi Covid-19 ini dia mengaku belum mendapatkan dukungan dari instansi terkait di wilayah Blitar karena kewenangan tersebut berada pada pemerintah di tingkat provinsi. Salah satunya, menginisiasi sejumlah kegiatan seperti tanam mangrove hingga kegiatan bersih pantai.

"Sebetulnya ada rencana kegiatan pemberdayaan masyarakat pesisir, bersih pantai, hingga tanam mangrove di Pantai Serang. Tapi, belum bisa dilaksanakan karena kondisi belum memungkinkan. Lalu, kami juga belum mendapatkan support dinas terkait di tingkat kabupaten. Kemarin saya sudah sampaikan. Namun, mereka menyampaikan kalau kewenangan untuk kemaritiman di Kabupaten Blitar itu dari pemerintah provinsi," beber gadis kelahiran 14 April 2001 ini.

Farass pun tidak pantang mundur di kala Covid-19 ini,  dia tetap ingin menularkan semangat ini kepada para pemuda Blitar untuk ikut dalam upaya pemberdayaan wilayah pesisir Bumi Penataran. Nah, dia ingin terlibat atau bahkan melaksanakan kegiatan gabungan bersama sejumlah organisasi sosial yang ada di Blitar.

"Saya itu sebenarnya sangat ingin kolaborasi bersama organisasi atau komunitas di Blitar. Kita jadi bisa saling bantu dan bisa menarik minat para pemuda untuk ikut melestarikan alam," ungkapnya. Dsy2

 

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…