Angka Kematian Masih Tinggi, PTM di Jember Tak Direkomendasikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
IDI Jember tidak merekomendasikan pembelajaran tatap muka di sekolah. SP/PEMKAB JEMBER
IDI Jember tidak merekomendasikan pembelajaran tatap muka di sekolah. SP/PEMKAB JEMBER

i

SURABAYAPAGI, Jember - Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi anak-anak selama masa pandemi COVID-19 di Jember masih belum direkomendasikan oleh  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di wilayah setempat. Hal ini dikatakan demi mencegah meningkatnya risiko penyebaran virus corona.

"Saya melihat positif rate di Jember masih di atas 5 persen, yakni jumlah kasus positif COVID-19 dibandingkan jumlah pemeriksaan swab," kata Ketua IDI Jember dr Alfi Yudisianto dalam dialog publik bertema 'Ayo ke sekolah dalam rangka pembelajaran tatap muka' yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, kemarin.

Pihaknya belum memberikan lampu hijau terhadap pembelajaran tatap muka di Kabupaten Jember, merujuk dari  jumlah kasus kematian pasien yang terpapar COVID-19 masih tinggi dibandingkan pasien positif yang menjalani perawatan.

"Kalau dulu jumlah pasien positif mencapai ratusan dengan jumlah pasien yang meninggal 4-5 orang, namun kini kasus pasien positif tinggal puluhan orang dengan pasien yang meninggal 1-2 orang, sehingga tingkat fatality rate nya masih tinggi," tuturnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kedisiplinan individu masyarakat untuk menggunakan masker masih diragukan, apalagi banyak tokoh publik yang berbicara di depan umum tanpa menggunakan masker."Disiplin protokol kesehatan secara personal di Jember masih belum dilaksanakan sepenuhnya, sehingga kesimpulan kami belum bisa merekomendasikan adanya pembelajaran tatap muka," katanya.

Sementara anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo dalam dialog publik tersebut mengatakan banyak warga yang mengeluhkan pembelajaran jarak jauh dan berharap segera dilakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. "Beberapa sekolah juga sudah menyatakan kesiapannya untuk menerapkan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan secara ketat, sehingga hal itu juga menjadi pertimbangan kami untuk mengusulkan agar pembelajaran tatap muka dilaksanakan," katanya.

Sebelumnya Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan pihaknya akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka pada 25 sekolah sebagai percontohan yang diusulkan kepada Satgas COVID-19."Pelaksanaan belajar tatap muka harus melalui kajian dari Satgas COVID-19 karena menyangkut keselamatan para pelajar," tuturnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jember, sebanyak 150 sekolah telah menyatakan kesiapan menggelar sekolah tatap muka, namun proyek percontohan pembelajaran tatap muka maksimal 20 sampai 25 sekolah.kj/cr2/na

 

Berita Terbaru

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat didukung oleh data neraca perdagangan domestik…

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,…

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum positif prospek…

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan sebanyak 50-60 juta ton batu bara yang diekspor Indonesia…

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Ifl ahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama …

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, menegaskan wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…