Sopir dan Awak Bus di Terminal Tulungagung Jalani Tes Urine

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat memasukkan tes kit ke sample urine awak bus.
Petugas saat memasukkan tes kit ke sample urine awak bus.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Puluhan sopir dan awak bus di terminal Tipe A Tulungagung melakukan tes urine, Kamis (8/4). Tes dilakukan secara acak untuk mengantisipasi penggunaan narkotika dan obat berbahaya.

Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri nanti.

Selain itu, tes urine tersebut juga merupakan imbas dari ditangkapanya empat sopir bus antar kota antar provinsi yang ditangkap karena pesta sabu-sabu.

 Kabid Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Tulungagung, Widjanarko mengatakan, tes urine ini untuk mengantisipasi bahaya penggunaan narkoba di antara awak bus.

"Ini untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengguna angkutan umum. Menjamin masyarakat sampai ke tempat tujuan dengan selamat," terang Widjanarko.

Selain tes urine, tim gabungan Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Tulungagung dan Terminal Gayatri memeriksa kelayakan kendaraan.

Mulai dari kelengkapan lampu, kondisi ban, hingga kotak P3K dan alat pemadam api ringan (Apar).

Menurut Widjanarko, pemeriksaan ini ditingkatkan menjelaskan ramadhan dan Idul Fitri.

"Pemeriksaan kendaraan ini sudah rutin kami lakukan setiap hari. Namun sekarang ditingkatkan, mengantisipasi lonjakan penumpang," ujarnya.

Diakui Widjanarko, pemerintah memang melarang mudik, namun masih dimungkinkan ada kenaikan penumpang.

Jika ada awak bus yang kedapatan positif, maka akan diserahkan ke polisi. Widjanarko juga akan melaporkan setiap temuan ke Perusahaan Otobus terkait.

"Jangan sampai pemakai narkoba dipekerjakan sebagai awak bus. Sangat membahayakan," pungkas Widjanarko.

Dari 30 sopir dan kondektur Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), semua dinyatakan negatif.

Sebelumnya, ada empat sopir bus umum AKAP ditangkap personel Satreskoba Polres Tulungagung.

Mereka kedapatan pesta sabu-sabu di sebuah rumah kos di Kelurahan Jepun, Kabupaten Tulungagung. Temuan ini menjadi perhatian khusus, karena perilaku para sopir ini dianggap berbahaya.

Sebab mereka mengonsumsi sabu-sabu dengan alasan untuk menjaga stamina saat bekerja. Padahal mengemudi di bawah pengaruh sabu-sabu sangat berbahaya.

 

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…