Razia kos di Blitar, Petugas Dapati Pasangan Muda-Mudi di Bawah Umur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah muda-mudi yang terjaring razia kos-kosan.
Sejumlah muda-mudi yang terjaring razia kos-kosan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Buntut terbongkarnya kasus prostitusi online di Blitar beberapa waktu lalu, petugas gabungan menggelar razia di sejumlah kos-kosan. Hasilnya, sejumlah pasangan bukan suami istri terjaring dalam razia tersebut.

Mereka diamankan dalam penggerebekan di sejumlah indekos di kawasan Kelurahan Sanan Wetan dan Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Ada 15 pasangan di Kelurahan Sanan Wetan dan 7 pasangan di Kelurahan Bendogerit yang berhasi diciduk petugas.

Ironisnya, dari puluhan pasangan itu ada yang masih di bawah umur. Bahkan ada yang baru berusia 14 tahun. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, seluruh pasangan mesum dibawa ke Kantor Kecamatan Sanan Wetan untuk dilakukan pembinaan.

"Hari ini kami melaksanakan operasi kos menjelang bulan suci Ramadhan. Sasarannya sampling di wilayah yang jumlah rumah kosnya banyak, yakni Sanan Wetan dan Bendogerit. Mereka yang kita bawa ke kecamatan adalah pasangan yang secara usia masih di bawah umur. Karena tadi ada beberapa yang usianya masih belasan tahun. Kita bawa, kita lakukan pendalaman dan pembinaan kenapa mereka bisa kos satu kamar," ujar Camat Sanan Wetan Heru Eko Pramono, Jum’at (9/4).

Dia menjelaskan, selain untuk menciptakan suasana kondusif menjelang bulan suci Ramadhan, razia ini juga sebagai langkah antisipasi pasca kasus prostitusi online yang melibatkan enam pelajar di Kecamatan Sanan Wetan.

"Selain menjelang bulan Ramadhan ini, juga karena ada kasus prostitusi kemarin. Kos yang ada kasus juga kita datangi. Ada juga penghuni kos yang kami bawa. Kami cek memang kondisi kosnya mendukung untuk terjadinya hal-hal negatif. Yang jelas ini juga menjadi semacam peringatan kepada pemilik kos, apabila kita operasi lagi dan terjadi lagi kita usulkan izinnya dicabut," tegasnya.

Mereka yang terjaring razia juga di-rapid test antibodi. Hasilnya dua orang dinyatakan reaktif dan langsung dibawa ke Puskesmas Sanan Wetan untuk dilakukan swab test. 

 

Berita Terbaru

Lewat Skema Bantuan Pusat, Pemkab Magetan Ajukan Usulan Revitalisasi Pasar Sayur

Lewat Skema Bantuan Pusat, Pemkab Magetan Ajukan Usulan Revitalisasi Pasar Sayur

Minggu, 05 Jul 2026 11:29 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui skema bantuan pusat dengan melibatkan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Tingkatkan Mobilitas Masyarakat, Pemkab Pasuruan Rehabilitasi Jembatan Lekok-Rejoso

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan merehabilitasi…

Lewat BSPS, Menteri PKP Optimis Tuntaskan Masalah RTLH Kota Malang Oktober 2026

Lewat BSPS, Menteri PKP Optimis Tuntaskan Masalah RTLH Kota Malang Oktober 2026

Minggu, 05 Jul 2026 11:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), optimistis persoalan…

Dukung Fasilitas Layanan Haji per 2027, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 65 Hektare

Dukung Fasilitas Layanan Haji per 2027, Pemkab Kediri Siapkan Lahan 65 Hektare

Minggu, 05 Jul 2026 11:04 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung infrastruktur dan fasilitas layanan haji menyusul rencana Bandara Internasional…

Belum Penuhi Kuota Peserta Didik, Dindik Ponorogo Ambil Kebijakan Perpanjang SPMB Jalur Luring

Belum Penuhi Kuota Peserta Didik, Dindik Ponorogo Ambil Kebijakan Perpanjang SPMB Jalur Luring

Minggu, 05 Jul 2026 10:58 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti perihal belum mampu memenuhi kuota peserta didik baru pada pendaftaran tahap utama, Dinas Pendidikan (Dindik)…

Sasar 50 Hunian, Pemkot Malang Terus Kebut Program Renovasi RTLH 2026

Sasar 50 Hunian, Pemkot Malang Terus Kebut Program Renovasi RTLH 2026

Minggu, 05 Jul 2026 10:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi kebutuhan renovasi puluhan RTLH sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Malang 2026, Pemerintah Kota…