Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kepolisian dan tim medis saat mengevakuasi korban yang meninggal dunia akibat terjebak kebakaran lahan tebu, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, (16/7/2026). SP/LESTARIYO
Petugas kepolisian dan tim medis saat mengevakuasi korban yang meninggal dunia akibat terjebak kebakaran lahan tebu, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, (16/7/2026). SP/LESTARIYO

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, Kab. Blitar pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 09.40, memakan korban sehingga meninggal dunia. Kejadian itu sempat bikin kalang kabut warga masyarakat sekitar untuk memadamkan api sekaligus menolong Nenek Tukiyem (63).

Informasi yang diterima Surabaya Pagi, kejadian tersebut bermula ketika pasutri renta yakni Bejan (67) dan Tukiyem (korban) pukul 08.00 pergi menuju lahan untuk membersihkan sisa-sisa panen tebu yang kering dengan cara dikumpulkan dan dibakar. Rupanya, kobaran api itu merembet ke lahan lainnya, sehingga kobaran api membesar karena hembusan angin kemarau begitu kencang. Pasangan kakek-nenek menjadi panik untuk memadamkan kobaran api, namun sang nenek terjebak kobaran api, dan kakek teriak-teriak minta tolong. Dengan cepat warga masyarakat berusaha menolongnya dengan cara memadamkan api.

"Karena kobaran api meluas di lahan bekas tebangan tebu, disertai angin kencang, masyarakat terus berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, juga ada yang melapor ke Polsek dan perangkat desa, sementara korban masih terjebak kobaran api," terang Aiptu Muheni, Kasi Humas Polres Blitar, kemarin sore.

Petugas gabungan dari aparat Forpimka dan tim medis Kec. Bakung bersama masyarakat terus memadamkan api. Baru sekitar pukul 13.00 api dapat dipadamkan, petugas langsung mencari posisi korban, dan korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi yang memprihatinkan.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 dan korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi yang memprihatinkan, karena korban terjebak di area kebakaran di lahan tebu. Kita masih mendalami kejadian tersebut, juga mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk keterangan dari pihak keluarga korban sekaligus suami korban," pungkas Aiptu Muheni pada Surabaya Pagi. Les

Berita Terbaru

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, Pemerintah Situbondo, tengah memaksimalkan…

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan…

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Oleh: Odjie SamrojiPengurus HIMA Bid. Eksternal & Pengabdian Masyarakat Program S3 Manajemen Universitas Negeri Surabaya   Beberapa tahun terakhir, istilah …

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…