Wakaf Sawah Produktif ACT Masuki Masa Panen di Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Mojokerto - Pengelolaan Wakaf Sawah Produktif (WSP) yang diinisiasi Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) dan Gema Petani mulai membuahkan hasil menggembirakan.
 
Hasil menggembirakan tersebut dibuktikan dengan panen raya beras dari sawah hasil wakaf di Dusun Tumpangsari, Desa Jitu, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto. 
 
Presiden ACT Ibnu Khajar mengatakan, intervensi wakaf pada produksi tani dimulai sejak pembibitan. Bibit yang digunakan adalah jenis HMS700, yang mana dalam satu malai dapat mencapai 700 bulir. Lalu dalam pemeliharaan, para petani juga diberikan biaya dan akses untuk mendapatkan pupuk. Sehingga, kualitas padi terjaga dan mendapatkan hasil maksimal. Gabah yang dipanen juga akan dibeli ACT dengan harga terbaik untuk pendistribusian beras bagi warga prasejahtera selama Ramadhan, melalui Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan (GSPR) dan aksi-aksi kemanusiaan lainnya.
 
Ini membuktikan bahwa wakaf dapat menjadi motor penggerak dalam menyejahterakan petani. Panen ini menjadi oase di tengah isu rencana ekspor beras.
 
Kebijakan ekspor beras jelas mengancam penyerapan hasil para petani. Akibatnya, harga padi jatuh dan tak dapat menutupi modal yang telah dikeluarkan para petani lokal. 
 
"Kita bertekad memperjuangkan kesejahteraan para petani. Niat dan semangat besar itu dimulai dari panen raya pertama di Jatim yang dibiayai wakaf di Dusun Tumpangsari. Hasil panen diserap ACT untuk kebutuhan Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan dan aksi-aksi kemanusiaan lainnya," kata Ibnu Khajar dala rilis yang diterima media ini. Sabtu (10/4/2021).
 
Ibnu menambahkan, melihat besarnya peran petani dalam produksi pangan ini, pantaslah jika para petani disebut sebagai pahlawan yang sebenarnya. “Karena pertanian adalah pondasi kehidupan di dunia ini. Maka dengan demikian, para petani adalah pahlawan yang menyelamatkan kehidupan.” ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua Pembina YP3I K.H. Mahfudz Syaubari mengatakan, panen raya menjadi suatu kebahagiaan bagi petani karena sekitar tiga bulan memelihara padi seperti anaknya sendiri. Sehingga ketika memanen dapat bermanfaat bagi dirinya dan  untuk kemaslahatan umat.
 
"Kebahagiaan petani datang karena padi yang ia tanam siap dipanen. Kebahagiaan itu bertambah saat padi yang ia hasilkan digunakan untuk kemaslahatan umat, menolong warga pra sejahtera, yang membutuhkan, dan kelaparan,” ujarnya.
 
Panen raya pertama di Jatim dari sawah yang didanai wakaf melalui program Wakaf Sawah Produktif akan dilakukan di Dusun Tumpangsari, Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto. 
 
Selain di Mojokerto, total sawah dari empat wilayah lain yakni Pasuruan, Malang, Ponorogo, dan Sidoarjo yang masuk program Wakaf Sawah Produktif dan siap dipanen mencapai sekitar 9 hektare dengan hasil sebanyak 110 ton.
 
Dalam aktivitasnya, program Wakaf Sawah Produktif melibatkan 3.000 petani, 22.500 tenaga kerja. Selain itu ada 2.500 pesantren yang terberdayakan dengan 23.500 santri yang menerima manfaat per bulan. Di luar itu, 440.474 KK juga menjadi penerima manfaat. 
 
ACT bersama Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I dan Gema Petani akan menggalakkan gerakan sedekah pangan Ramadhan, untuk memperluas distribusi beras dari sawah wakaf dan memastikan suplai pangan warga prasejahtera tetap terjaga di bulan puasa. Sehingga diharapkan dari penerima manfaat tak khawatir lagi kekurangan pangan buat berbuka maupun sahur. By
Tag :

Berita Terbaru

Aaliyah, Dapat Kejutan Romantis

Aaliyah, Dapat Kejutan Romantis

Rabu, 29 Jul 2026 07:18 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 07:18 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aaliyah Massaid mendapat kejutan romantis dari sang suami, Thariq Halilintar, tepat di anniversary pernikahan mereka. Sebuah rangkaian bunga…

Atasi Bentrokan Maut, Pemprov DKI Libatkan TNI - Polri

Atasi Bentrokan Maut, Pemprov DKI Libatkan TNI - Polri

Rabu, 29 Jul 2026 07:15 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 07:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bentrokan maut yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), yang menyebabkan satu jiwa dari sekelompok orang…

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dalam pengungkapan kasus Narkoba, polisi menangkap tiga tersangka dengan barang bukti 7 kilogram sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau…

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan telah mengantongi sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi…

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna melalui keterangannya menjelaskan Selasa (28/7) tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan…

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.com - Budiman Bayu Prasojo (BBP), selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 7,6 miliar. Jaksa…