Penggiat Beatbox Blitar yang Tetap Eksis di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gema saat beraksi menunjukkan skill di salah satu kompetisi beatbox. SP/ BLT
Gema saat beraksi menunjukkan skill di salah satu kompetisi beatbox. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI,.com Blitar - Budaya beatbox kini semakin digemari oleh kalangan muda. Salah seorang yang tertarik dengan hiphop yakni Gema Gangga. Dia menjadi seorang pegiat beatbox dan pendiri komunitas tersebut di Blitar.

Awalnya anggota komunitas hanya lima orang. Kini, mencapai belasan orang. Itu baru anggota aktif yang terdata secara administratif. Kala itu, komunitas yang dibentuk Gema termasuk pioneer. Sebab, belum ada komunitas beatbox sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, komunitas diprakarsainya makin berkembang.

Gema menyukai dunia hiphop sejak tahun 2013 saat ia duduk di bangku sekolah. Saat itu ia tergabung dalam komunitas rap yang ada di Kota Blitar. Karena ia suka, akhirnya mulai mempelajari secara otodidak. Lalu Gema akhirnya memilih beralih dari rap, ke beatbox. Dia juga membentuk komunitas "musik dari mulut" itu.

"Dulu pas sekolah awalnya saya ikut komunitas rap. Dari situ saya kenal orang-orang beatbox. Saya tertarik, akhirnya belajar dan membentuk komunitas sendiri,” ujarnya.

Selain itu, banyak panggung kompetisi yang sudah dicobanya bersama kolega. Tak jarang, Gema pulang dari kompetisi membawa sertifikat juara dan trofi. "2014 lalu juara dua di Kediri. Pernah juga komunitas kami juara dua saat kompetisi di Tulungagung. Itu kompetisi antar kota. Pesertanya ada dari Jakarta, Ambon, juga Papua," kata warga Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul itu.

Namun di masa pandemic Covid-19 ini, Gema mengaku terhambat. Banyak urusan terkendala. Komunitasnya jarang kumpul untuk latihan bareng. Padahal, dulu komunitas ini punya jadwal latihan dua kali dalam sepekan.

Kondisi pandemi Covid-19 tersebut membuat beberapa anggota menjadi kurang aktif berlatih. "Dulu latihan kami di amphitheater Makam Bung Karno. Kalau selama pandemi, sudah hampir tidak pernah bertemu untuk latihan bareng lagi," keluhnya.

Oleh karenanya, Gema berinisiatif tetap berlatih bersama rekan-rekannya. Namun kali ini tanpa tatap muka, melainkan melalui media sosial. Yakni melalui voice chat di aplikasi whatsapp. “Jadi nanti tetap bisa latihan karena kami sama-sama saling beri masukan dan kritik agar tetap semangat latihan dan berkembang," ujarnya.

Tidak hanya itu, Gema juga berencana kembali menggelar kompetisi antar komunitas begitu pandemi usai. Dia menyebut, hal ini perlu dilakukan untuk tetap menjaga hubungan antar anggota yang sempat renggang selama pandemi. "Kompetisi Kecil-kecilan juga tidak masalah. Yang penting bisa kembali merekatkan hubungan dengan sesama komunitas beatbox," imbuhnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim menyebut KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi…