SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rupanya musim kemarau panjang yang di sertai kekeringan ini selalu membawa musibah kebakaran di Kabupaten Blitar, kebakaran sampai hari ini (Kamis 13 Agustus 2026) terhitung sudah 24 kejadian kebakaran baik perumahan maupun kandang ayam. Kaki ini kebakaran terjadi di kandang ayam milik Imam Mutarom 42 warga Desa Plodorejo Kec.Kafemangan Kabupaten Blitar pada Kamis pagi pukul 04.00.
Ketika itu Sdr.Tukiman 52 sebagai penjaga kandang ayam milik korban, melihat kepulan asap yang berada di kandangbl ayam, spontan Tukiman menghubungi Imam Mutarom pemilik kandang ayam, dan langsung korban menuju ke lokasi dan melihat kandang ayamnya sudah terbakar hebat, spontan Imam Mutarom berteriak minta tolong kepada warga untuk membantu memadamkan kandang ayam, menghubungi Bejananto tetangganya untuk menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran dan Polisi (Polsek Kademangan) .
"Setelah pelaporan dari pihak Korban Polsek dan Koramil Sutojayan dan masarakat setempat lakukan pemadaman dengan alat seadanya, selang beberapa menit Petugas Damkar Ksb.Blitar tiba di lokasi (TKP) kebakaran dan langsung melakukan pemadaman, juga pendinginan seputaran tkp." Terang Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni.
Kejadian terbakarnya kandang ayam yang luas itu, barang barang yang terbakar berupa, 21.000 ( Dua Puluh Satu Ribu ) Kutuk Ayam, Pakan Ayam 150 Sak, 2 Panel Listrik Kandang 23 meter, 2 Diesel dan 2 Mesin Pompa Air Merk Sancin, Jet Pam merk Simitzu, 2 Tandon Air, 1 Apar, Tempat Pakan dan Tempat Minum Ayam 150, Timbangan Gigital, untuk kerugian korban di perkirakan senilai Rp.100 juta, sedang dalam pemeriksaan baik dari tim Imafis Unit Reskrim Polres Blitar, diduga kebakaran tersebut akibat dari tempat Pemanas Arang.
Dari hasil Identifikasi sementara menurut Tedi Prasojo dari Dinas PMK Kab.Blitar, kebakaran diduga akibat dari pemanas arang listrik, untuk kondisi kandang terbuat dari bahan bambu, kayu kelapa dan beratap asbes sehingga mudah terbakar.
"Kejadian kejadian kebakaran yang hampir 24 kaki ini, kita berulang ulang menghimbau pada masarakat, dengan musim kemarau panjang ini, bila melakukan aktifitas yang bersinggungan dengan kelistrikan, perapian dengan bakar bakar sampah untuk waspada dan berhati hati, sehingga untuk cegah kebakaran, untuk kejadian kandang ayam di Kec. Kademangan nihil korban." Jelas Aiptu Muheni. les
Editor : Redaksi