Remaja di Ponorogo Belajar Racik Bahan Petasan Lewat Youtube

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat menggelar pres release di mapolres Ponorogo.
Polisi saat menggelar pres release di mapolres Ponorogo.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Polres Ponorogo mengungkap kasus kepemilikan 2 kilogram serbuk petasan yang diamankan polisi dari seorang remaja yang diamankan beberapa waktu lalu.

Pemuda yang diamankan diketahui bernama krisna Mukti (19), warga Sampung Ponorogo.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, pemuda tamatan SMA itu mengaku bahwa serbuk petasan yang diamankan merupakan hasil racikannya sendiri. Menariknya, kemampuan meracik serbuk petasan itu ia dapat setelah melihat video tutorial cara pembuatan petasan di Youtube.

“Hasil pengembangan kami, pelaku sendirilah yang meracik sehingga jadi serbuk petasan ini,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Muchammad Nur Azis, Sabtu (10/4/2021).

Tak ayal, setelah dilakukan penggeledahan di rumah pelaku, petugas kepolisian menemukan bahan-bahan baku untuk membuat petasan tersebut. Yakni 23 bungkus pupuk KCL/Potasium, 3 KG belerang dan 2 KG serbuk alumunium. Pengakuan pelaku Krisna, barang-barang itu didapatkannya dengan mudah. Bukan di toko kimia, namun ia membelinya di online shop. “Jadi bahan baku pembuatan petasan diperoleh pelaku dari toko online,” katanya.

Pelaku menjual serbuk petasan ini seharga Rp 200 ribu per satu kilogramnya. Biasanya, saat bulan puasa atau lebaran, masyarakat Ponorogo mempunyai kebiasaan menyalakan petasan. Moment tersebut dimanfaatkan pelaku untuk menjual serbuk petasan hasil karyanya sendiri. “Moment bulan puasa dan lebaran dimanfaatkan pelaku untuk menjual bahan petasan ini,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, jelang memasuki bulan Ramadan, unit reskrim Polsek Sampung berhasil mengamankan bahan baku untuk membuat petasan. Ya, barang tersebut sedianya akan dibuat petasan dan diledakkan pada bulan puasa maupun saat idul fitri, sebagaimana tradisi membunyikan petasan di bulan-bulan tersebut. Barang berupa serbuk petasan seberat 2 kilogram itu diamankan dari pelaku berinisial KM (19) warga Desa Gelang Kulon Kecamatan Sampung Ponorogo.

Kapolsek Sampung IPTU Marsono mengungkapkan kejadian itu bermula dari informasi masyarakat, bahwa adanya transaksi jual beli serbuk petasan yang berada di seputaran SPBU Karangwaluh. Dengan Cepat unit reskrim Polsek Sampung menindaklanjuti info tersebut, dan ternyata benar ada transaksi.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat itu, kami berhasil mengamankan pelaku KM beserta barang buktinya, yakni 2 Kg serbuk petasan dan 1 bandel sumbu petasan,” kata IPTU Marsono, Sabtu (3/4/2021).

IPTU Marsono menyebut pihaknya akan menindak tegas pelaku KM, sesuai dengan Undang Undang darurat No. 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat (1). Sebab perbuatannya ini, bisa membahayakan dirinya maupun orang lain. “Selanjutnya pelaku beserta barang buktinya dibawa ke Polsek Sampung guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan syiar melalui jalur pemerintahan. Seiring dengan itu, …

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …