Siasati Larangan Mudik, Warga Berangkat Lebih Awal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Penumpang kapal saat pemeriksaan tiket kapal di terminal Pelabuhan Tanjung Perak. SP/SAMMY MANTOLAS
Caption: Penumpang kapal saat pemeriksaan tiket kapal di terminal Pelabuhan Tanjung Perak. SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kebijakan pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021 yang berlaku selama 12 hari, mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 seolah menjadi bola liar tersendiri bagi masyarakat.

Banyak warga yang berlomba-lomba mensiasati larangan tersebut, dengan memilih mudik lebih awal atau sebelum tanggal 6 Mei tiba.

Lisdya (34) salah satu warga asal Banjarmasin mengaku, dirinya bersama 3 orang anaknya memilih untuk melakukan mudik lebih awal mengingat tahun lalu dirinya tak sempat pulang ke kampung halaman.

"Lebaran tahun kemarin kan kami di sini (Surabaya), gak pulang, hanya video call keluarga di Banjarmasin. Tahun ini setelah bicara dengan suami, saya berangkat duluan bersama anak-anak nanti dia nyusul karena orangnya kan kerja mas," kata Lisdya saat di temui di Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (13/04/2021).

Keinginan merayakan bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri bersama keluarga nampaknya menjadi alasan tersendiri bagi masyarakat. Selain Lisdya, warga lain asal Kumai juga mengaku hal serupa.

"Ramadan sama keluarga itu jauh lebih baik mas, dapat pahala juga. Dari pada gak pulang, ya kita mudik sekarang," kata Hendra penumpang kapal Kencana 3 tujuan Kumai.

Maraknya warga yang memilih mudik lebaran lebih awal pun sempat ditanggapi oleh Kepala Subbagian Hukum dan Hubungan Masyarakat Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Adies Frianto.

Saat wawancara bersama Surabaya Pagi pada Senin (12/04/2021) kemarin, Adies menjelaskan pihaknya tidak akan melarang masyarakat yang pulang atau mudik sebelum tanggal 6 Mei.

Kendati begitu, ia menghimbau agar warga yang pulang menggunakan kapal laut tetap wajib mematuhi protokol kesehatan (Protkes) baik saat berada di terminal pelabuhan maupun setelah berada di dalam kapal.

"Kalau ada yang mudik sebelum tanggal 6 memang tidak dilarang, namun tatacara berpergiannya harus mengikuti surat edaran gugus tugas covid-19, salah satunya wajib mematuhi protkes. 3 M jangan dilupakan," kata Adies Kepada Surabaya Pagi belum lama ini

Sebagai informasi, dari data Kementerian Perhubungan, jika tidak ada larangan mudik maka diperkirakan sekitar  33 persen warga akan pulang kampung. 

Sementara dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, bila larangan mudik diberlakukan tetap saja ada sekitar 11 persen masyarakat Indonesia yang akan nekat untuk mudik. Angka 11 persen ini setara dengan 29,7 juta orang dari total penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa.

Larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah sendiri berlaku bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri. Keputusan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang telah menjadi pandemi global.sem

Berita Terbaru

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…