Manusia Silver yang Rajin Bersedekah di Masjid dan Panti Asuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahmad Dwi Widodo, manusia silver Tulungagung yang berada di simpang empat Rumah Sakit Lama. SP/ TLG
Ahmad Dwi Widodo, manusia silver Tulungagung yang berada di simpang empat Rumah Sakit Lama. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung -  Ahmad Dwi Widodo yang berprofesi sebagai seorang seniman manusia silver di Tulungagung, dulunya mengalami kecelakaan kerja di perusahaannya yang membuat tangan kanannya cedera parah sehingga dia tidak bisa bekerja seperti dulu lagi dan justru di PHK secara sepihak.

Akhirnya dia memutuskan untuk bekerja di jalan, membersihkan kaca mobil yang berhenti di setiap persimpangan kota. Tapi, tidak lama kemudian, dia bertemu dengan salah satu temannya yang juga bergabung dalam komunitas manusia silver yang ada di Jogjakarta. Dari situlah dia memulai karirnya menjadi manusia silver.

“Dengan kondisi saya kini, untuk memegang sendok saja saya sudah tidak bisa. Hal ini membuat saya bingung harus bekerja apa dengan kondisi fisik saat ini. Akhirnya memutuskan untuk menjadi manusia silver setelah bertemu dengan teman saya yang juga menjadi manusia silver di Jogja,” ungkapnya.

Konsep yang dia gunakan adalah menjadi patung manusia silver. Selain menampilkan seni tersebut, dia juga mengampanyekan agar pengendara tetap mematuhi prokes saat berkendara di jalan. Hal itu dia ungkapkan dalam bentuk tulisan yang ditempelkan pada kotak yang selalu dia bawa.

“Saya ini bukan pengemis, tetapi saya mencoba menampilkan sebuah seni. Jadi pengendara berhak memberi saya uang atau tidak dengan seni yang saya tampilkan. Biasanya kalau rame bisa mendapat Rp 150 ribu, tapi itu tidak setiap hari,” paparnya.

Selain itu, dari hasil menjadi manusia silver, 10 persennya digunakan untuk disumbangkan ke masjid dan panti asuhan. Jadi melakoni manusia silver bukan semata-mata hanya mencari uang saja, melainkan juga berbagai dan beribadah secara sosial. “Biasanya hasil kerja, 10 persennya saya berikan ke masjid dan anak yatim,” pungkasnya. 

Setiap penampilanya, dia tidak lupa membawa sebuah kotak yang bertuliskan “Ayo pakai masker dan jaga jarak, biar kita semua saling melindungi. Terima kasih.” sebagai bentuk kampanye protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Berdasarkan pengalamanyna tiga bulan menjadi manusia silver, ternyata banyak pengendara yang terhibur. Untungnya tidak pernah ada orang yang mencemoohnya melakoni hal itu. Dia juga menjelaskan, untuk melapisi warna silver di hampir sekujur tubuhnya, dia menggunakan cat lukis pasta perak.

“Banyak orang yang senang dan terhibur ketika saya menjadi manusia silver. Tetapi mewarnai sekujur tubuh dengan cat lukis bukan berarti tidak ada efek samping meski tidak berbahaya. Biasanya kalau terlambat membersihkan, cat silver tidak bisa dihilangkan dari tubuh,” terang pria ramah itu. Dsy7

Berita Terbaru

Ubaya Dominasi Semifinal Campus League Surabaya, Sapu Bersih Tiket Final Putra dan Putri

Ubaya Dominasi Semifinal Campus League Surabaya, Sapu Bersih Tiket Final Putra dan Putri

Selasa, 28 Apr 2026 19:29 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 19:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan ketat mewarnai Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya yang digelar di GOR Basket Universitas Negeri …

Polisi Gresik Razia Truk Langgar Aturan, Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Jalur Pantura

Polisi Gresik Razia Truk Langgar Aturan, Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Jalur Pantura

Selasa, 28 Apr 2026 18:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Polres Gresik kembali menggelar operasi penertiban kendaraan berat yang melanggar jam operasional di jalur Pantura dan k…

Ratusan ASN Gresik Terima SK, Bupati Tekankan Disiplin dan Integritas

Ratusan ASN Gresik Terima SK, Bupati Tekankan Disiplin dan Integritas

Selasa, 28 Apr 2026 17:43 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Bupati Fandi Akhmad Yani secara langsung menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS), memimpin p…

Mbak Wali Buka Sosialisasi Fasilitasi Hak Merek 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Mbak Wali Buka Sosialisasi Fasilitasi Hak Merek 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Selasa, 28 Apr 2026 17:03 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Sosialisasi Fasilitasi Hak Merek bagi pelaku usaha tahun 2026. Sebanyak 73 pelaku usaha…

Sosialisasi Kadarkum, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Manfaatkan UPT PPA untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Sosialisasi Kadarkum, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Manfaatkan UPT PPA untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 28 Apr 2026 16:59 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan…

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

Selasa, 28 Apr 2026 16:57 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan Pemerintah Kota Mojokerto. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan eco …