Filosofi Masakan Yu Sheng Sebagai Simbol Kemakmuran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menu hidangan Yu Sheng. SP/ CH
Menu hidangan Yu Sheng. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Saat merayakan Imlek, masyarakat etnis Tionghoa biasanya menghidangkan menu masakan khas untuk menyambut kedatangan sanak saudara di rumah. Hidangan wajib yang selalu tersaji di meja makan saat Imlek, ada kue keranjang, ikan bandeng, hingga jeruk mandarin.

Yu Sheng sendiri merupakan masakan Tiochiu berupa salad ikan segar ditambah irisan halus sayuran seperti wortel dan lobak. Daging ikan yang dipakai adalah irisan ikan tuna atau ikan salem yang sebelumnya bisa sudah direndam dalam campuran minyak wijen, minyak goreng, dan merica. Saus dibuat campuran minyak (minyak goreng dan minyak wijen) dengan tambahan saus buah prem, gula pasir, dan bubuk kayu manis.

Yu Sheng sering disebut sebagai makanan yang wajib hadir di menu Imlek. Dalam satu porsi Yu Sheng, terdapat 19 bahan baku, antara lain Ikan Salmon, Wortel, Lobak, Talas, Timun, Pepaya, Sayuran, Jahe Merah, Jahe Putih, Bawang Merah, Bawang Putih, Ubur-ubur, Beligo Manis, Wijen, Kacang, Jeruk Nipis, Kerupuk, Saus Plum, Minyak Wijen, dan Bumbu Lada.

Seluruh bahan baku ini kemudian diaduk dalam satu wadah besar dengan menggunakan sumpit yang lebih panjang dari sumpit makan. Porsi Yu Sheng itu sendiri disesuaikan untuk kebutuhan makan satu meja, dengan estimasi mencapai 10 orang. Sebelum Yu Sheng diaduk, biasanya akan ada seorang operator yang nantinya memandu selebrasi unik ini.

Sedangkan saus dihidangkan terpisah dan dicampur sendiri dengan sumpit oleh orang yang memakannya. Menurut tradisi, ketika diaduk dengan saus, ikan dan sayuran harus diangkat tinggi-tinggi di atas piring.

Semakin tinggi yee sang terangkat, maka semakin baik pula peruntungan pada tahun yang baru. Yee sang diaduk bersama-sama oleh orang yang duduk satu meja sambil saling mengucapkan selamat tahun baru Imlek. Tradisi mengaduk yee sang dan mengangkatnya tinggi-tinggi disebut lo hei

Dalam budaya Tionghoa, yu sheng dilambangkan sebagai simbol kemakmuran. Walau lekat dengan budaya Tionghoa, yu sheng berasal dari Singapura dan juga cukup populer juga di Malaysia.

Menurut Hermina Sutami, Guru Besar Program Studi China Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia bahwa budaya menyantap yu sheng berasal dari etnis China di Singapura. Di Singapura, ada banyak restoran yang menyajikan yu sheng. Bahkan saat perayaan Imlek seperti saat ini.

Berdasarkan artikel di Asia Society, yu sheng dikembangkan dan dikreasikan oleh empat master chef dari Singapura di tahun 1960an. Masih terinspirasi dari tradisi Kanton dalam mengonsumsi irisan mentah, sampai hari ini yu sheng masih dihidangkan dengan irisan ikan segar.

Kini, tak hanya dihidangkan saat perayaan Imlek, yu sheng sekarang banyak dijual di supermarket di Singapura dengan konsep siap makan. Dsy1

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …