Wanita Difabel yang Sukses Berbisnis Wayang Kulit dan Wayang Mini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Herlin Susilowati dengan kerajinan wayang buatannya. SP/ MDN
Herlin Susilowati dengan kerajinan wayang buatannya. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Untuk menunjang aktivitasnya, Herlin Susilowati menggunakan kursi roda. Meski sudah berpuluh tahun lumpuh, ia tidak pernah berkecil hati dan terus bersemangat menggapai mimpi. Herlin Susilowati merupakan salah satu wanita difabel di Kota Madiun yang sukses karena menekuni hobinya. Melalui keterampilan tangannya dalam membuat wayang kulit dan wayang kertas, ia kerap mewakili Kota Madiun di beragam pameran kerajinan tangan di berbagai kota.

Herlin Susilowati atau yang biasa disapa Erlin sudah mengalami kelumpuhan sejak kecil. Virus polio merenggut kemampuannya berjalan dan berlari. Meski lumpuh, dia bersyukur karena masih diberi kesempatan hidup untuk berkarya. Dan kini ia dikenal sebagai pengrajin wayang kulit dan wayang mini. Karyanya sudah banyak tersebar di seluruh penjuru Nusantara, bahkan juga sudah pernah masuk di pasar internasional.

Erlin semakin menekuni keterampilan tersebut berawal saat kakaknya menikah, Erlin memberanikan diri untuk membuat suvenir pernikahan kakaknya berupa gantungan kunci wayang. Saat itu, ia membuat sekitar 1.000 buah gantungan kunci wayang. Dengan ketekunan dan target yang sangat ketat, ia mampu memenuhi tantangan itu.

"Saat itu masih SMA. Di bagian badan wayang, saya kasih nomor telepon saya. Jadi saat suvenir itu dibagi-bagikan kan mulai banyak yang tertarik. Terus menghubungi saya untuk pesan gantungan kunci wayang," jelas dia, dikutip Selasa (20/4/2021).

Setelah lulus sekolah, Erlin mulai menekuni pekerjaannya ini dengan sungguh-sungguh. Wayang mini buatan Erlin tidak hanya dari kulit, tetapi juga menggunakan limbah lain seperti kertas, karton, kaca, melamin, kain perca, hingga kain batik.

Ia tidak hanya membuat gantungan kunci wayang, tetapi juga membuat wayang mini, dan wayang hiasan dinding. Ternyata peminatnya besar. Dia pun mulai rajin mengikuti berbagai pelatihan dan bazar-bazar produk UMKM di dalam kota maupun luar kota. Hasilnya, produk kerajinannya mulai ramai diburu konsumen. Namanya pun secara perlahan mulai dikenal orang.

Orderan pun mulai mengalir dengan lancar. Hingga akhirnya, ia membuat komunitas Karya Budaya untuk memproduksi seluruh pesanan berbagai jenis wayang.

Produknya kerap dijadikan suvenir dalam berbagai pertukaran pelajar di luar negeri. Seingatnya, produk kreasi wayangnya pernah menjadi suvenir pertukaran pelajar di Amerika Serikat, Jepang, bahkan di Korea Selatan.

Beberapa tahun lalu, kerajinan wayangnya juga dijual dalam pameran di Belanda. Dia tidak menyangka minat orang luar negeri terhadap kerajinan wayang sangat tinggi. Pesanan yang datang di rumahnya juga cukup membuatnya lelah. Satu kali memesan ada yang sampai ratusan hingga seribuan biji. Dsy3

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…