7 Pesilat Jombang Keroyok Seorang Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Aksi pengeroyokan yang dilakukan kelompok silat kembali terjadi. Kali ini, tujuh anggota kelompok silat di Jombang diamankan polisi setelah mengeroyok seorang warga, Kamis (22/4).

Korban diketahui bernama Agus Setiawan (31) warga Desa Sumberingin, Jombang.

Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan membenarkan penangkapan para pelaku. Ia pun menceritakan kronologi kejadian pengeroyokan korban.

Aksi pengeroyokan terjadi pada Sabtu (17/4) malam sekira pukul 21.00 WIB, saat itu korban tengah sambang ke rumah orang tuanya di Desa Genengan Jasem.

Kemudian sekitar jam 23.00 WIB, Agus nongkrong di depan rumah bersama dengan. Tidak berapa lama ada seorang anak yang bernama Gunari mendatangi korban untuk diajak ke Dusun Plengan. Sesaat kemudian datang Tomi, teman Gunari lainnya.

Setelah itu Gunari dan Tomi memakai sepeda motor dan korban menggunakan mobil membuntuti dari belakang. Saat sampai di jalan Dusun Plengan sudah ada beberapa pemuda yang menunggu atau menghadang. Korban disuruh keluar oleh orang yang biasa dipanggil Mas Nun.

Begitu keluar dari mobil, korban langsung ditanya dapat dari mana topi dan baju berlogo SH Terate. Agus mengatakan bahwa topi tersebut beli di Pasar Ploso, sedangkan baju tidak punya. Nah, saat itulah korban korban langsung dipukul oleh Mas Nun dan diikuti oleh pelaku lainnya. Agus pun pingsan.

Saat korban sadar, langsung ditendang bagian dadanya sehingga pingsan lagi. Ketika sadar, korban diminta Mas Nun untuk meminta maaf pada semuanya. Namun demikian, korban masih saja menerima pukulan.

Karena tida terima, keesokan harinya korban melaporkan pengeroyokan yang menimpanya ke polisi. Korps berseragam coklat bergerak cepat. Polisi menangkap tujuh pelaku dalam waktu lima hari.

Mereka adalah TM (23), warga Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh, DA (42), warga Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, serta GL (24), warga Desa Karangpakis, Kabuh.

Kemudian MS (17), JF, HM, serta AJ. Empat orang tersebut juga warga Kabuh.

“Tujuh orang tersebut ditangkap secara berantai. Saat ini kami melakukan pendalaman. Karena kuat dugaan pelakunya bertambah,” ungkapnya.

“Selain itu kami juga menyita topi berlogo PSHT, sepeda motor Honda Scoopy S- 5512- OBG, serta sepotong kaos warna merah. Pelaku dijerat pasal 170 KUHP, karena bersama-sama melakukan kekerasan terhadap korban,” imbuh Rudi.

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…