Sukses Berbisnis Brownies Kering Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu varian brownies kering ‘Cemokot’. SP/ TRG
Salah satu varian brownies kering ‘Cemokot’. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Ide Supriati bisa mengubah brownies menjadi kue kering berawal dari usaha musimannya sekitar 2016 lalu. Dulu, dia memiliki usaha pembuat kue kering saat momen-momen besar. Belajar dari pengalaman itu, Supriati menemukan ide mengubah kue brownies menjadi kering karena ternyata peminat brownies masih banyak.

Berangkat dari hobinya memasak dan mengoleksi resep-resep makanan, Supriati yang kerap di sapa Etik itu mengaku tak mudah berputus asa saat menemukan kegagalan mengembangkan brownies kering.

Butuh ketelatenan dan kesabaran saat mengembangkan brownies kering tersebut. Supriati pun hampir memakan waktu hingga sebulan baginya untuk trial dan error sampai menemukan hasil sesuai dengan ekspektasi. "Tidak sampai sebulan, sekitar beberapa minggu," ungkapnya, Jumat (23/4/2021).

Menurutnya, brownies keringnya dulu mulai dipasarkan pada 2017, tapi tidak langsung diterima konsumen. Metode pemasaran Etik dengan cara offline dan menerima reseller. Sewaktu pemasaran dulu dibantu rekan-rekan UKM dan diskomidag. Metode offline menjadi satu-satunya cara karena Etik tak begitu lihai memanfaatkan teknologi online untuk pemasaran produk. 

Diakuinya, cara tersebut membutuhkan waktu sampai dikenal pasar. Bahkan, kata dia, demi menarik minat beli itu Etik harus mengubah desain kemasan dan stiker. Dia ingat sampai kini sudah lima kali mengganti desain.

Menurut dia, pembuatan brownies kering tidak jauh beda. Resep-resepnya hampir sama dengan brownies pada umumnya. Hanya perlu satu tahap lagi, yakni proses pengeringan melalui oven. Durasi pengovenan itu harus tepat. Sebab kalau terlalu lama jadi gosong.

Kini, produknya berhasil menarik minat beli konsumen pasar. "Sekitar 2019 itu mulai bagus. Apabila dulu produksi 1.000 pcs habis jangka setahun, kini sekitar tujuh bulan sudah habis terjual," kata owner Cemokot (cemilan cokelat, Red) tersebut.

Omzet yang di dapatkannya saat ini sudah mencapai Rp 10 juta per bulan. Bahkan, kemunculan pandemi Covid-19 sekitar Maret 2020 itu tidak mempengaruhi penjualnya, justru dinilai menjadi berkah tersendiri bagi Etik. "Malah jadi berkah (kemunculan pandemi, Red), penjualan kian banyak. Produk saya diterima di outlet-outlet pasar modern sampai Surabaya," ungkapnya.

Selama ini, produk Cemokot Etik dijual Rp 12 ribu per kemasan. Tiap kemasan, kata dia, rata-rata berisi sampai 24 potong brownies kering. "Dampak pandemi tak begitu signifikan, mulai dari bahan sampai penjualan," pungkasnya. Dsy7

Berita Terbaru

Lewat HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Komitmen Perkuat Sektor ‘Medical Tourism’

Lewat HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Komitmen Perkuat Sektor ‘Medical Tourism’

Minggu, 17 Mei 2026 14:54 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lewat kemeriahan rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah berkomitmen…

Surabaya Panas Terik hingga Hujan Deras Dipicu Gangguan Atmosfer Rossby

Surabaya Panas Terik hingga Hujan Deras Dipicu Gangguan Atmosfer Rossby

Minggu, 17 Mei 2026 14:42 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, yang menyebut jika penyebab cuaca ekstrem yang…

Pasca Surabaya Vaganza 2026, DLH Catat 16 Dump Truck Angkut Sampah Pasca Parade

Pasca Surabaya Vaganza 2026, DLH Catat 16 Dump Truck Angkut Sampah Pasca Parade

Minggu, 17 Mei 2026 13:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melihat ramainya antusias warga setempat hingga luar daerah di momentum Surabaya Vaganza 2026 yang bertema yang diusung adalah…

Tampil Memukau dari Tahun ke Tahun, Surabaya Vaganza Masuk Daftar KEN 2026 Kemenpar

Tampil Memukau dari Tahun ke Tahun, Surabaya Vaganza Masuk Daftar KEN 2026 Kemenpar

Minggu, 17 Mei 2026 13:30 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berlangsungnya kegiatan Surabaya Vaganza bertajuk Festival of Lights: Garden of Hope 2026 berlangsung meriah dan disambut antusias…

Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

Minggu, 17 Mei 2026 12:37 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti undangan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, memaparkan program Smart Kampung…

Wali Kota Mojokerto Resmikan SPPG Wates, Pastikan MBG Berjalan Sesuai Standar

Wali Kota Mojokerto Resmikan SPPG Wates, Pastikan MBG Berjalan Sesuai Standar

Minggu, 17 Mei 2026 12:29 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya standar kelayakan operasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…