Dampak Pandemi, Pantang Menyerah Lakoni Berbagai Pekerjaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahmad Mustofa Kholil dengan odong-odong miliknya. SP/ MJK
Ahmad Mustofa Kholil dengan odong-odong miliknya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pedapatan pedagang kreatif lapangan (PKL) yang biasa mengandalkan gerobak pun hilang akibat terdampak Covid-19. Salah satunya, Ahmad Mustofa Kholil yang selalu ditemani gerobak dagangan miliknya. Berpindah-pindah dari satu tempat ketempat keramaian lainnya.

Namun, sejak pemerintah menerapkan kebijakan dengan meliburkan sekolah hingga menutup wanawisata, serta melarang warga mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa, membuatnya kehilangan pekerjaan utama.

Menurutnya, semenjak ia berhenti melakoni profesinya sebagai PKL karena terdampak Covid-19, kini membuatnya harus berpikir ulang. Yakni, mencari pekerjaan lain agar mendapat penghasilan. Berbagai upaya untuk mencari kerja pun ia lakoni. Namun, karena situasi dan kondisi pandemi saat ini segala sektor perekonomian menjadi lumpuh.

Sehingga ia merasa kesulitan untuk mendapatkan kerja. ”Padahal saya tidak memilih pekerjaan. Kuli bangunan atau pekerjaan lainnya yang bisa saya kerjakan akan saya lakoni. Yang penting menghasilkan uang. Tapi tidak ada,” keluhnya.

Untuk memininimalisir pengeluaran, dirinya mencoba untuk berjualan popcorn lewat online. Akan tetapi hasilnya tak bisa diandalkan. Sebab, jarang sekali ada orang yang membeli. Dalam satu hari dia hanya mampu menjual satu paket popcorn. Satu paket itu harganya Rp 25 ribu.

”Kadang sehari tidak ada yang beli. Dan dalam satu paket itu saya mendapatkan hasil Rp 5 ribu. Soalnya, jagungnya juga membeli untuk dijual lagi,” jelasnya.

Penghasilan itu tentunya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sehingga terpaksa ia memangkas pengeluaran. Bahkan, susu anak keduanya yang masih berusia 1 setengah tahun itu diganti dengan tajin.

”Selain jualan popcorn itu, kalau pagi saya membantu orang tua di sawah. Dan lumayan dikasih beras 5 kilogram setiap satu Minggu sekali,” tandasnya. Dsy16

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk mensejahterakan pekerja lokal serta mendorong perusahaan swasta…