Berbisnis Keripik Buah Hingga Tembus Pasar Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nurchaeti, pemilik pabrikan CV N&N Internasional bersama Presiden Joko Widodo. SP/ SBY
Nurchaeti, pemilik pabrikan CV N&N Internasional bersama Presiden Joko Widodo. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pandemi Covid-19 membuat aktivitas ekonomi menurun dan mengalami banyak kerugian. Sebagian besar mata pencaharian lumpuh. Namun bagi Nurchaeti, pemilik pabrikan CV N&N Internasional yang memproduksi keripik buah. Produknya diminati pasar internasional. Belasan negara, termasuk negara Eropa dan kawasan Timur Tengah.

Berkat keuletannya, pendapatan yang semula ambles jadi merangkak naik. Buktinya, Titi bisa membeli 2 ruko bisnis secara tunai untuk mengembangkan bisnisnya. Tak hanya itu, perusahaan Titi juga malah membuka rekrutmen untuk posisi baru, tanpa memangkas karyawan yang ada.

Sebagai wanita yang pernah bekerja 3 tahun sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), atau yang saat ini disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI), Titi memahami betul kalau PMI butuh ruang untuk sekadar bekerja. Sebanyak 70 persen karyawan CV N&N International berasal dari PMI yang sudah tidak bekerja lagi. Lalu 15 persennya berasal dari kalangan masyarakat yang minim titel pendidikan.

"Kami punya rumah belajar pekerja migran, siapapun yang mau belajar itu silakan, free. Kami ajarkan 1.000 orang tanpa biaya apapun, asal mereka mau belajar," katanya, Kamis (29/4/2021).

Selain itu, Beberapa karyawannya di perusahaan juga berhasil memiliki posisi penting meski tidak menamatkan pendidikan sekolah dasar berkat pelatihan yang digelar. Dibuktikan dari beberapa muridnya bahkan bisa berbisnis sendiri dan memiliki 2 hingga 3 cabang.

Sisanya, ibu rumah tangga di lingkungan sekitarnya yang ikut memiliki pendapatan tambahan dan membantu ekonomi keluarga di tengah pandemi. "Kami nggak lihat background, latar belakang, latar pendidikan. Mau kamu mantan preman, kalau mau berusaha, kita belajar sama-sama," ujarnya.

Menurut Titi, pemberdayaan masyarakat lebih dari sekadar mempekerjakan orang. Rantai manfaatnya sangat panjang, mulai dari membantu masyarakat bertahan hidup hingga mempengaruhi kemajuan negara sebesar Indonesia.

"Karena meskipun kita, diibaratkan punya usaha, mengajak 10 orang untuk bekerja sama kita, 10 orang saja, apakah itu bukan namanya menciptakan lapangan kerja? Kalau yang melakukan seperti ini banyak, pasti lebih banyak lagi lapangan kerja tercipta, dan masalah pengangguran akan berangsur teratasi," pungkasnya. Dsy2

Berita Terbaru

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit …

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …