Anak Tukang Becak, Sukses Miliki 7 Store Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fafi Fathur Rohman, owner dari brand Awesam. SP/ MLG
Fafi Fathur Rohman, owner dari brand Awesam. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Fafi Fathur Rohman, owner dari brand Awesam yang tidak menjual kaos sablon sebagaimana bisnis fesyen pada umumnya, melainkan berjualan kaos polos. Kini, Fafi sudah membuka 7 store Awesam yang tersebar di Malang. Omzetnya pun sudah puluhan juta rupiah per bulan.

Fafi lahir dari keluarga sederhana. Bapaknya, Marzuki, adalah tukang becak, sedangkan sang ibu, Suginem, bekerja serabutan. Alih-alih minder, kondisi tersebut justru memicunya untuk sukses. Awalnya, Fafi mulai berjualan kaos secara online pada tahun 2013.

Fafi memanfaatkan rumah orang tuanya yang berukuran 4x4 meter sebagai lapak. Setiap kali ada pesanan, sebagian keuntungannya selalu dia masukkan untuk stok kaos. Lama-kelamaan, seiring dengan meningkatnya pesanan, stok kaosnya pun jadi melimpah. Dari situ, dia dapat ide untuk menjual kaos polos eceran.

Keberaniannya untuk berjualan di ruko justru adalah titik balik nasibnya. Hingga akhirnya terpikir ide untuk membuat branding Awesam. Fafi membedakan usahanya menjadi dua, ada yang khusus melayani penjualan kaos polos, ada juga yang sablon. "Branding-nya pakai Awesam, tapi dibagi. Ada Awesam Store dan Awesam Merch," jelasnya, Kamis (29/4/2021).

Dalam menjalankan usahanya, Fafi bukannya tanpa rintangan. Saat memutuskan ekspansi ke Kepanjen, ia sempat risau karena penjualannya cukup sepi. Bahkan sewa ruko terpaksa tidak dilanjutkan dan ditinggal begitu saja.

Menurutnya, tidak ada kegagalan karena semuanya proses memahami pasar. Jadi, harus tetap bangkit dan mencari solusinya. Karena ketekunannya ini, bapak satu anak ini sekarang sudah mampu mempekerjakan sekitar 40 orang. "Itu jadi pelajaran, 'kan ini semua juga autodidak. Belajarnya ya sambil jalan, yang penting di coba lagi," katanya.

Fokusnya saat ini adalah menyediakan semua kebutuhan fesyen, dengan harga yang terjangkau tapi kualitasnya terjaga. Ada dua hal utama yang menjadikannya sukses seperti sekarang, sabar dan menabung. Sabar, artinya kita harus menikmati semua proses yang ada. Mulai sabar menjual, sabar menanti pelanggan, hingga sabar menunggu hasil.

Menabung, artinya setiap hasil dari usaha harus disisihkan. Jangan setiap dapat untung langsung dinikmati. "Kalau saya kuncinya cuma dua itu. Jadi jangan dilihat sekarangnya, lihat juga prosesnya," tutupnya. Dsy6

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…