Begal Motor Sadis Di Pasuruan Tewas Didor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat menggelar jumpa pers penangkapan begal motor sadis.
Polisi saat menggelar jumpa pers penangkapan begal motor sadis.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Begal sadis asal Pasuruan ditembak mati polisi. Tersangka diketahui bernama Ardianto (22) asal kecamatan Lumbung, Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman mengatakan meski terbilang masih berusia muda, Ardianto merupakan otak dari aksi perampasan atau begal (curas/pencurian dengan kekerasan) di sejumlah tempat.

Pada 2 aksinya terakhir, Ardianto terlibat pelemparan bondet (bom ikan) kepada seorang pemuda di dekat Danau Ranu Grati. Ia saat itu bersama rekannya Mohamad Husalim Andik yang sudah tertangkap lebih dulu. Dia diamankan dari salah satu rumah sakit di Kota Probolinggo, karena tangannya terluka akibat ledakan bondet yang dibawanya.

Tindak kriminal lainnya adalah aksi begal di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan beberapa minggu yang lalu. Menurut Arman, dalam melakukan aksinya, Ardianto tidak segan-segan melukai korban dengan bondet atau sabetan celurit.

Setelah mengamankan Husalim dan mengorek keterangan darinya, polisi melakukan pengembangan untuk menangkap DPO Ardianto. Dalam penggerebekan pertama, Ardianto berhasil kabur. Namun beberapa barang bukti kejahatannya berhasil disita.

"Meski Ardianto berhasil kabur, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sajam, delapan buah bondet, satu kunci T, satu klip plastik bekas sabu dan alat penghisap sabu," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Kamis (29/4/2021).

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, sekitar pukul 00.30 Wib, Kamis (29/4/2021), Tim Resmob Polres Pasuruan Kota dibantu Tim Jatanras Polda Jatim menyergap Ardianto yang bersembunyi di hutan jati Desa Rebalas, Kecamatan Grati.

Saat tim gabungan ini melakukan penyisiran, Ardianto kabur dan melemparkan bondet dua kali ke arah tim. Karena membayakan nyawa anggota, Ardianto terpaksa ditembak di bagian dada kiri hingga tersungkur.

"Tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dengan melempar bondet kepada anggota, ketika dilakukan penggerebekan di area hutan," ujarnya.

"Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah bondet berada di genggaman tangan kanan tersangka yang belum sempat dilempar. Lalu sebilah celurit yang diselipkan di pinggangnya," tambahnya.

Ketika Ardianto dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk mendapat pertolongan medis, Ardianto dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

 

 

Berita Terbaru

Penyatuan Data Penduduk Diperkuat, Pemkot Mojokerto Dorong Kebijakan dan Pelayanan Berbasis Data

Penyatuan Data Penduduk Diperkuat, Pemkot Mojokerto Dorong Kebijakan dan Pelayanan Berbasis Data

Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat penyatuan dan integrasi data penduduk sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan serta p…

Pledoi di PN Surabaya, Agustin Widyawati Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi ke Salim

Pledoi di PN Surabaya, Agustin Widyawati Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi ke Salim

Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara investasi yang berujung di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memasuki babak pembelaan. Dalam nota pembelaan atau p…

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…