Gepal Desak KPK segera Tetapkan Tersangka korupsi PDAM Giri Tirta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan massa Gepal menggelar aksi demo di Gedung DPRD Gresik, Senin (3/5).
Puluhan massa Gepal menggelar aksi demo di Gedung DPRD Gresik, Senin (3/5).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Puluhan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Penolak Lupa (Gepal) menggelar aksi demo di Gedung DPRD Gresik, Jalan K.H. Wachid Hasyim Kecamatan Gresik, Senin (3/5/2021).

Mereka mendesak KPK segera menetapkan tersangka dan mengusut tuntas skandal dugaan korupsi proyek di tubuh PDAM Gresik senilai Rp 133 miliar dan menyeret semua yang terlibat.

Saat aksi, pendemo membentangkan spanduk bertuliskan "Gepal (Gerakan Penolak Lupa). Ada apa dengan KPK...? Nyalakan tanda bahaya. Rompi tahanan siap tersangka belum ada".

Syafiudin, Petinggi Gepal dalam orasinya menyatakan, demo Gepal untuk kesekian kalinya ini sebagai bentuk dukungan terhadap KPK yang tengah mengusut skandal dugaan korupsi di tubuh PDAM Giri Tirta Gresik.

"Untuk aksi turun jalan kali ini Gepal mendesak KPK segera tetapkan tersangka dalam dugaan skandal korupsi proyek investasi senilai Rp 133 miliar," teriaknya.

Syafiudin mengungkapkan bahwa KPK telah datang ke Gresik dan pergi dari Gresik. Namun, sejauh ini belum ada tersangka. "Ada apa dengan KPK?" tanyanya.

"Jika KPK tak serius, main-main, bubarkan KPK," sambungnya.

Syafiudin mempertanyakan lambannya KPK menetapkan tersangka setelah meminta keterangan sejumlah pejabat dan mantan pejabat PDAM Giri Tirta yang diduga terkait dengan proyek kerja sama investasi senilai Rp133 miliar dengan PT Dewata Bangun Tirta (DBT) berupa kerja sama sistem Build Operate Transfer (BOT) pembangunan proyek instalasi pengolahan air di Desa Legundi, Kecamatan Driyorejo, dan PT Drupadi Agung Lestari (DAL) berupa ROT (Rehabilitation Operating Transfer) di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo pada tahun 2012.

"Gepal mendesak KPK usut tuntas dugaan korupsi di PDAM, dan cepat tetapkan tersangka," pungkasnya.

Bahkan dalam aksi tersebut, massa mengatakan siap untuk menggelar aksi serupa di Jakarta jika aksi mereka tak mendapat respon.

"Jika tidak segera tetapkan tersangka, kami siap datangi KPK di Jakarta untuk tanyakan kasus tersebut," teriak Aza Issu, Orator Aksi.

Syafiudin juga mengaku bahwa Gepal setelah lebaran Hari Raya Idulfitri 1442 H akan kembali turun aksi untuk mendesak KPK agar segera menuntaskan skandal korupsi di PDAM Gresik.

Selama unjuk rasa berlangsung, tak seorang anggota DPRD Gresik pun menemui pendemo. Mereka lalu membubarkan diri dan meneruskan aksi di PDAM Giri Tirta Gresik, di Jalan Raya Permata Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…