Kreasikan Coklat Batangan Jadi Aneka Karakter Bertema Ramadan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Evita Ekaputri Yudiana yang tengah mencetak lelehan cokelat kreasinya berbentuk karakter. SP/ TLG
Evita Ekaputri Yudiana yang tengah mencetak lelehan cokelat kreasinya berbentuk karakter. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tangan Evita Ekaputri Yudiana yang  merupakan produsen cokelat karakter mampu mengubah cokelat batangan ini diubah menjadi aneka karakter yang menarik hati, seperti ketupat Lebaran hingga kancing baju

Tak hanya berbentuk kancing baju, memanfaatkan momen Ramadan seperti saat ini, dia pun membuat cokelat karakter dengan tema Ramadan. Salah satunya cokelat ketupat yang laris manis diburu pembeli.

Selain cokelat karakter, dia pun berinovasi dengan kudapan manis lain. Seperti kurma cokelat dan cokelat Yuppy. Ini merupakan inovasi yang dibuat berbarengan dengan momen Ramadan. “Kurma itu seperti cemilan wajib ketika Ramadan, saya coba menggabungkan ide itu dengan cokelat dan jadilah kurma cokelat ini,” urainya.

Bentuknya yang lucu dan menarik membuatnya cocok menjadi oleh-oleh maupun sebatas isian hampers atau parsel Lebaran. “Untuk bentuk ketupat ini baru buat karena memanfaatkan momen Ramadan ini. Alhamdulilah responsnya cukup baik,” terangnya, Rabu (5/5/2021).

Bermula dari hobinya mengonsumsi aneka cokelat kini ia mampu membuat cokelat karakter, Namun, diperlukan kesabaran dan ketelatenan dalam produksi. Proses pencetakan menjadi salah satu proses yang paling sulit. Karena harus menyesuaikan kondisi si cokelat.

“Saat pencetakan, cokelat dalam kondisi sudah dilelehkan supaya mudah. Nah, setelah dilelehkan ini, cokelat juga cepat dingin sehingga pencetakan harus cepat dan tepat,” ujarnya.

Disisi lain, Putri mengaku masih kerap kesulitan dari segi bahan baku. Ini karena ketersediaan ragam cokelat di Tulungagung relatif sedikit. Untuk bahan baku pewarnaan pun juga terbilang cukup terbatas. Sehingga dia harus pandai memutar otak untuk tetap membuat karakter semenarik mungkin dengan bahan baku yang minim.

Untuk pemasaran, Putri memanfaatkan media sosial. Tak heran jika para pelanggannya tak hanya datang dari lokal Tulungagung saja. Tapi hingga ke Jakarta. Sementara untuk referensi, dia memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan YouTube.

Untuk proses pembuatan tergolong singkat. Hanya memerlukan waktu sekitar dua jam untuk satu kali produksi. Tergantung karakter apa yang akan dibentuk. “Semakin kecil karakter yang dibuat, tentu akan semakin sulit dan memerlukan waktu lebih lama,” imbuhnya.

Ke depan, dia pun ingin mengembangkan bisnisnya ini dengan berbagai olahan cokelat lain. Sebab, cokelat merupakan salah satu bahan pangan yang sangat mudah untuk dimanfaatkan menjadi berbagai menu kudapan menarik. Dsy5

Berita Terbaru

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-27 berjalan tertib, aman, dan l…

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memperingati Harlah ke-80 Muslimat NU …

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Anggota DPR RI dari PDIP, Budi Sulistyono, mengingatkan melemahnya rupiah hingga Rp17.602 per dolar AS menjadi warning serius bagi e…

Pelantikan PAC PDIP Kota Madiun, Kanang Tekankan “Jas Merah” dan Politik Humanis  ‎

Pelantikan PAC PDIP Kota Madiun, Kanang Tekankan “Jas Merah” dan Politik Humanis ‎

Minggu, 17 Mei 2026 17:34 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:34 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar musyawarah anak cabang (Musancab) sekaligus melantik 27 pengurus ti…

Sukses Gelar Muscab, PSHW TM Ponorogo Komitmen Bersinergi Jaga Kamtibmas 

Sukses Gelar Muscab, PSHW TM Ponorogo Komitmen Bersinergi Jaga Kamtibmas 

Minggu, 17 Mei 2026 17:16 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda…

Padukan Tradisi dan Konsep Ramah Lingkungan, Jajanan Desa Pagerukir Ponorogo Siap Mendunia

Padukan Tradisi dan Konsep Ramah Lingkungan, Jajanan Desa Pagerukir Ponorogo Siap Mendunia

Minggu, 17 Mei 2026 17:14 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:14 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pasar Jenar yang terletak di Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, bersiap naik kelas. Jajanan tradisional yang…