Sukses Geluti Bisnis Budidaya Sayuran Hidroponik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wida Ariyanto menunjukkan selada panenannya yang ditanam dengan teknik hidroponik. SP/ KDR
Wida Ariyanto menunjukkan selada panenannya yang ditanam dengan teknik hidroponik. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bermula dari rasa penasaran saat melihat video budidaya sayuran hidroponik di internet, Wida Ariyanto memberanikan diri menekuninya. Tak ada hal baru yang mudah. Meski di video terlihat gampang mempraktikkan budidaya hidroponik, praktiknya sangat sulit. Beberapa kali mencoba, dia gagal. Tapi kini dia sukses menggandeng delapan mitra untuk memproduksi sayuran hidroponik.

Meski harus mencoba berkali-kali, dia tak patah semangat. “Sekali berhasil langsung ketagihan untuk terus menanam sayuran hidroponik,” tuturnya, Senin (10/5/2021).

Semakin lama menggeluti budidaya sayuran sehat itu, Wida seolah semakin jatuh cinta. “Awalnya tertarik saat melihat video budidaya hidroponik di internet,” jelasnya.

Berhasil melakukan budidaya, bukan berarti dia tidak menghadapi hambatan lainnya. Kali ini, dia harus melakukan berbagai terobosan untuk memasarkan sayuran tanpa pestisida itu. Apalagi, saat itu warga Nganjuk belum begitu mengenal sayuran hidroponik.

Butuh waktu sekitar dua tahun untuk mengenalkan produknya. Termasuk mengenalkan harga sayuran hidroponik yang jauh lebih mahal dari sayuran yang ditanam konvensional.

Berbagai teknik pemasaran sudah dicoba. Misalnya, menjual produk dengan membuka lapak di car free day (CFD) Alun-Alun Nganjuk. Tetapi, hasilnya belum maksimal.

Suatu kali, dia mencoba teknik pemasaran yang unik. Yakni, pada bulan Ramadan Wida sengaja membagikan takjil untuk pengendara yang melintas. “Bukan makanan yang saya bagikan. Ya sayur hidroponik itu,” kenangnya sembari tertawa.

Ketekunannya selama bertahun-tahun pun mulai membuahkan hasil. Sayuran hidroponik produksinya mulai diterima pasar. Belakangan, sejumlah supermarket di Nganjuk, Kediri, dan Surabaya juga memasarkan sayuran budidayanya.

Tahun ini, bisnis sayuran hidroponik yang ditekuninya berkembang dengan pesat. Jika awalnya hanya memproduksi sendiri, dia sudah kewalahan memenuhi pesanan. Total ada delapan mitra yang diajaknya bergabung. “Sekarang saya juga punya lima kebun hidroponik di Nganjuk,” bebernya.

Dari lima kebun yang dimilikinya, 80 persen digunakan untuk menanam selada. Sebab, permintaan sayur jenis ini memang tinggi. Selebihnya, ditanami daun mint, bayam, dan pakcoy.

Namun, justru di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang Wida bersyukur, saat banyak usaha yang kolaps terdampak Corona, permintaan sayurannya justru meningkat. “Sepertinya masyarakat semakin hati-hati memilih makanan. Mencari yang higienis,” urainya.

Dengan peningkatan permintaan itu, dia mengaku belum bisa memenuhi semua pesanan. Pun demikian dia sudah memanen dua kali dalam seminggu. Tiap panenan sedikitnya menghasilkan 50 kilogram selada. Dsy10

Berita Terbaru

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Foto:            SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabya Pagi-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disp…

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabaya Pagi-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo sukses mengoptimalkan penyelamatan keuangan negara melalui mekanisme penjualan…

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Balongbendo menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses K…

Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan

Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan

Kamis, 30 Jul 2026 14:01 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau, Dinas Pertanian Tulungagung, mencatat 11 hektare tanaman padi terdampak kekeringan. Kekeringan tersebut…

Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk, PLN UIT JBM Hadirkan Jaminan Keandalan Pasokan Listrik

Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk, PLN UIT JBM Hadirkan Jaminan Keandalan Pasokan Listrik

Kamis, 30 Jul 2026 13:59 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:59 WIB

SurabayaPagi, SURABAYA Jelang momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Perkuat Sinergi Antar KUB, Kinerja Konsolidasi Bank Jatim Tumbuh Positif pada Semester I 2026

Perkuat Sinergi Antar KUB, Kinerja Konsolidasi Bank Jatim Tumbuh Positif pada Semester I 2026

Kamis, 30 Jul 2026 13:18 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya sebagai entitas utama dalam Kelompok Usaha Bank (KUB)…