Pemkot Dukung Penyerapan Produk UMKM Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya menyatakan akan serius dalam menyerap produk UMKM warga dengan  mulai dari kebutuhan sprei puskesmas hingga kebutuhan seragam para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. SP/PEMKOT SURABAYA
Pemkot Surabaya menyatakan akan serius dalam menyerap produk UMKM warga dengan  mulai dari kebutuhan sprei puskesmas hingga kebutuhan seragam para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) melakukan berbagai langkah strategis agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tetap bergeliat. Pemkot Surabaya menyatakan akan serius dalam menyerap produk UMKM warga. Bukan hanya dengan menyerap produk jadi, juga dengan kerjasama melalui padat karya. 

Ini untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkot. Bahkan, kebutuhan puskesmas di Surabaya juga akan banyak menyerap produk UMKM. "Kebutuhan puskesmas, harus bisa mendukung penyerapan produk UMKM. Misalnya untuk jahit spreinya," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi , kemarin.

Surabaya memiliki banyak pekerja di sektor UMKM, khususnya ahli dalam menjahit, memasak, hingga produksi lainnya. Mereka akan dikelompokkan sesuai dengan keahlian. 

Selanjutnya, mereka akan mendapatkan pendampingan dalam produksi barang sehingga mampu menjawab kebutuhan pasar."Nanti semisal ada penjahitan sprei kita akan larikan ke sana," kata Cak Eri. 

Juga untuk kebutuhan lainnya. Misalnya seragam para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. Semua harus berkerjasama dengan UMKM. 

Bukan hanya pakaian, juga untuk makanan. Di antaranya, kebutuhan makan di acara-acara rapat."Kami sudah sepakati. InsyaAllah kebutuhan untuk rapat itu harus dari UMKM. Kita juga menggunakan sistem pekerjaan dengan padat karya," katanya. 

Terbuka peluang, produk UMKM juga bisa digunakan sejumlah instansi lain. Termasuk, para siswa sekolah."Misalnya, anak sekolah wajib memakai sepatu sekolah yang harganya terjangkau sesuai kebutuhan untuk sekolah. Siapa yang membuat? Juga UMKM," katanya. 

Dengan memberdayakan UMKM, maka pertumbuhan ekonomi bisa bergerak. Juga pengungkit ekonomi di masa pandemi."Jadi apa? Uang Surabaya bergerak di Surabaya, untuk orang Surabaya, sehingga ekonomi Surabaya naik," katanya. 

Ia pun telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk setia menggunakan produk UMKM Surabaya. Misalnya, ia yang juga konsisten dengan sepatu hingga gelang produk UMKM warga. "Sehingga, kalau saya jalan juga sambil ngelirik, Pak Camat ini pakai produk UMKM nggak ya? Kalau saya sudah pakai sepatu UMKM. Gelang saya juga UMKM lo Pak," ujarnya berseloroh di depan acara yang juga dihadiri Camat Tambaksari ini.

UMKM di Surabaya memang terkenal berkualitas baik. Jumlahnya pun terus naik. Bahkan, Surabaya mencatat selama 2020 hingga awal 2021, jumlah UMKM meningkat hingga mencapai angka 40 ribu. Artinya, terdapat 29 ribu UMKM baru di Surabaya.tn/na

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…