BNNP Jatim Tangkap 2 Kurir Sabu 4 Kilogram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Daniel Katiandagho menunjukkan barang bukti sabu seberat 4 kilogram dari dua tersangka. SP/Hendarwanto
Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Daniel Katiandagho menunjukkan barang bukti sabu seberat 4 kilogram dari dua tersangka. SP/Hendarwanto

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peredaran narkoba tak pernah kapok, meski beberapa sindikat telah dibekuk. Kini, sindikat narkotika antar daerah pulau Jawa, dibongkar Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Timur. Sebanyak 4 kilogram narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu asal Jakarta diamankan dari tangan dua tersangka. Dua orang kurir, yaitu Bagus Syafianto alias Cemong (26) warga Palmerah, Jakarta Barat dan Abdul Rohim (32) warga Galis, Bangkalan.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, Daniel Y Katiandagho Kamis (20/5/2021) kemarin menjelaskan kedua tersangka dibekuk saat hendak melintas di pintu exit Tol Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya pada Selasa (18/5/2021) lalu.

Daniel mengatakan, modus yang digunakan kedua tersangka untuk mengelabui petugas BNNP Jatim adalah dengan mengemas sabu-sabu dalam sebuah plastik putih, lalu dirangkap dengan dalam tas kresek merah, dan dimasukkan ke tas goodie back berwarna hijau serta ditutup pakaian.

Agar tak mencolok saat ada pemeriksaan, tersangka memasukkan lagi ke dalam tas kain berwarna merah muda dan meletakkannya ke dalam bagasi mobil Avanza berwarna silver dengan plat nomor N 1030 GT. Saat dikroscek, petugas BNNP Jatim menemukan 4 kilogram sabu-sabu.

"Dari keterangan tersangka, narkotika berbentuk serbuk kristal putih tersebut akan dikirim kepada seseorang di kawasan Bangkalan, Madura dan akan diedarkan di wilayah Surabaya, Madura, dan sekitarnya," kata Daniel kepada wartawan di kantor BNNP Jatim, Kamis (20/5/2021).

Saat diproses lebih lanjut, salah satu tersangka Abdul Rohim mengaku sabu itu diperoleh dari rekannya Hasun. Hasun sendiri merupakan target dari BNNP Jatim dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO asal Jakarta).

 

Kenal dari Lapas 

Daniel mengungkapkan, Abdul Rohim dan Bagus Syafianto saling kenal ketika melakoni hukuman pidana di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta. Namun, pemesan sabu-sabu diketahui adalah rekan tersangka, yakni berinisial Fauzi asal Bangkalan yang juga menjadi DPO BNNP Jatim.

"Tersangka Abdul Rohim mengakui, sebelumnya sudah pernah melakukan pengiriman narkotika sabu-sabu ke temannya Fauzi dari Jakarta ke Madura," kata Daniel, Kamis (20/5/2021).

Dari bisnis terlarang itu, Abdul Rohim mengaku telah memperoleh keuntungan berupa upah senilai Rp 20.000.000. Uang itu diperoleh usai berhasil menjalankan tugasnya. "Namun, untuk yang kedua saat ini belum diberikan upah dan tertangkap," ujarnya. 

Daniel menegaskan, usai memperoleh pesanan, Abdul Rohim memerintahkan BS untuk mengambil narkotika jenis sabu ke Hasun. Dalam hal tersebut, keduanya sepakat untuk bertemu di Jalan Kemayoran Jakarta Pusat. Usai memperoleh sabu, Abdul Rohim dan Bagus Syafianto langsung hijrah ke Bangkalan, Madura. Tetapi, langkahnya tersendat lantaran terlebih dulu tertangkap petugas BNNP Jatim di kota pahlawan 

"Kedua tersangka beserta barang buktinya kami bawa ke kantor BNNP Jatim untuk penyelidikan setelah tertangkap di pintu exit Tol Warugunung," tuturnya. 

Dalam pengungkapan itu, petugas BNNP Jatim mengamankan sebuah Toyota Avanza warna Abu-abu beserta STNK, sebuah tas berwarna merah muda berisi 4 bungkus narkotika jenis sabu-sabu seberat 4.003,22 gram atau 4.03 kilogram, hingga 3 ponsel milik Abdul Rohim dan Bagus Syafianto.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. nt/cr3/ham

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…