SURABAYAPAGI.com, China - Administrasi Warisan Budaya Nasional mengatkan bahwa Museum Partai Komunis China akan segera dibuka di Beijing.
Mulai Juni, museum baru akan menjadi tuan rumah pameran tentang sejarah Museum Partai Komunis China, salah satu acara yang diadakan di museum di seluruh China untuk merayakan ulang tahun ke-100 berdirinya Partai.
Peringatan Kongres Nasional pertama BPK di Shanghai juga akan segera membuka ruang pameran baru bagi pengunjung, kata Gu Yucai, wakil direktur Warisan Budaya Nasional China, pada konferensi pers di Beijing.
Warisan Budaya Nasional China telah merekomendasikan 109 pameran berkualitas tinggi di seluruh negeri, kata Gu, Jumat (21/5/2021).
Juga untuk memperingati seratus tahun Museum Partai Komunis China, kegiatan pendidikan berdasarkan peninggalan budaya revolusioner telah dilaksanakan dan kursus sejarah Partai online telah dibuat untuk membantu anak-anak muda belajar tentang sejarah Partai dengan cara yang jelas.
"Kami juga akan membentuk tim untuk menemukan cerita di balik peninggalan budaya revolusioner dan membagikannya dengan anak-anak muda," kata Zeng Rui, kepala divisi remaja Komite Pusat Liga Pemuda Komunis.
Cina sekarang memiliki lebih dari 1.600 museum dan tugu peringatan bertema sejarah revolusionernya. Dari 2018 hingga 2020, lembaga-lembaga ini meluncurkan lebih dari 4.000 pameran, menurut NCHA.
Sementara itu, negara ini telah mendaftarkan lebih dari 36.000 situs warisan revolusioner dan memiliki koleksi lebih dari 1 juta artefak terkait.
Pada 2019, China melihat 1,4 miliar perjalanan pariwisata merah, atau perjalanan bertema revolusi, menghasilkan pendapatan lebih dari 400 miliar yuan (sekitar 62,2 miliar dolar AS), menurut Gu.
Banyak lokasi wisata yang terkait dengan sejarah revolusioner telah menjadi pilihan populer di kalangan wisatawan Tiongkok, terutama kaum muda, meningkatkan semangat pariwisata merah, tambah Gu. Dsy1
Editor : Redaksi