Eksis Berbisnis Aksesoris dari Resin Hingga Diminati Mancanegara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdul Faiz mandiri menunjukkan aksesoris buatannya dari resin. SP/ BLT
Abdul Faiz mandiri menunjukkan aksesoris buatannya dari resin. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jika dulu tren aksesoris berasal dari tali paracord dan manik-manik, kini berkembang dengan kreasi dari resin. Salah satu perajin aksesorin dari resin ini adalah Abdul Faiz mandiri. Karyanya banyak diminati dari mancanegara seperti Myanmar dan Thailand.

Awal ketertarikannya, jelas Faiz dari postingan media sosial (medsos). Saat itu, ia melihat ada peluang bisnis aksesoris resin yang menggiurkan. Selanjutnya ia pun mulai memutuskan untuk membuatnya secara otodidak, dengan referensi dari platform YouTube.

Bagi Faiz, proses pembuatan yang paling dirasa sulit yakni pada tahap finishing. Ia harus membentuk resin yang sudah tercetak tampak presisi. Selain itu, juga harus menghaluskan permukannya dengan cara mengamplas menggunakan gerinda. "Kuncinya hanya pada ketelitian saja. Apabila teliti hasilnya akan memuaskan" tegasnya, Minggu (23/5/2021).

Setelah merasa kreasi aksesorisnya layak untuk dikomersialkan, Faiz memutuskan menekuninya sejak awal 2020 lalu. Dengan modal Rp 1,5 juta, ia mencoba mengembangkan bisnis aksesoris bahan resin. Seperti kalung, gelang, dan lainnya.

"Meski dalam situasi pandemi, usaha tetap lancar. Karena masih jarang yang menekuninya, bahkan di Tulungagung sepertinya masih saya sendiri," jelasnya.

Faiz mengaku jika produk aksesoris buatannya cukup laku keras. Perbulan saja, jelas Faiz, bisa capai 40-50 aksesoris yang laku. Bahkan jelang Lebaran kemarin, ia mengaku kewalahan karena ada peningkatan permintaan hingga 10 sampai 20 persen.

Tak heran, produk yang ia namai “Vabian_Accesories” ini bisa cepat balik modal dalam kurun waktu empat bulan. "Kalung seperti ini disukai karena buatan tangan alias handmade ya. Dan memang tampak lebih ekslusif," terangnya.

Faiz mengatakan pemasarannya sudah cukup luas. Karena ia memanfaatkan marketplace beberapa media sosial (medsos) seperti Facebook, Instagram, dan media jual beli online. Bahkan karyanya, kata Faiz mampu bersaing di pasar mancanegara. Seperti Myanmar dan Thailand.

Dari bisnis tersebut, Faiz mengaku lebih mandiri. Bahkan keuntungannya mampu membiayai biaya kuliah di STAI Diponegoro. Selain itu, juga mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari dan mengisi tabungan.

"Insya Allah ke depannya mau buat toko. Mau tak lengkapi produk kaus, dan lainnya untuk melengkapi isi galeri dari aksesoris saya," tandasnya. Dsy9

Berita Terbaru

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tingginya akses layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai, terutama di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi t…

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa dan infrastruktur pendukung pengendalian banjir…

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kapasitas pompa Sekardangan dari 50 menjadi 250 liter…

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Salam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas…

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…