Sepi Pendaftar, Hongkong Bakal Buang Jutaan Vaksin Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hongkong harus membuang  jutaan dosis vaksin Covid-19 sebab mendekati masa kedaluwarsa hal ini terjadi karena hanya sedikit warga yang mendaftar. SP/HNK
Hongkong harus membuang  jutaan dosis vaksin Covid-19 sebab mendekati masa kedaluwarsa hal ini terjadi karena hanya sedikit warga yang mendaftar. SP/HNK

i

SURABAYAPAGI, Hongkong - Disaat berbagai negara berebut untuk mendapat vaksin, lain halnya yang dilakukan oleh negara Hongkong. Hongkong harus membuang  jutaan dosis vaksin Covid-19 karena mendekati masa kedaluwarsa. Hal ini terjadi karena stok vaksin di Hong Kong melimpah sedangkan hanya sedikit warga yang mendaftar.

Hong Kong adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang mendapatkan dosis vaksin lebih dari cukup untuk seluruh populasi yang berjumlah 7,5 juta orang.

Namun, ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah karena "membasmi" perbedaan pendapat dan banyaknya informasi salah tersebar di internet, menyebabkan keraguan untuk menerima suntikan vaksin COVID-19.

Seorang anggota satuan tugas vaksin pemerintah memperingatkan bahwa warga Hong Kong "hanya memiliki waktu tiga bulan" sebelum batch pertama vaksin Pfizer-BioNTech kedaluwarsa.

 "Semua vaksin memiliki tanggal kedaluwarsa," kata Thomas Tsang, mantan pengawas Pusat Perlindungan Kesehatan, kepada radio RTHK pada Selasa (25/05).

"Mereka tidak dapat digunakan setelah tanggal kedaluwarsa dan pusat vaksinasi untuk BioNTech, menurut rencana saat ini, akan berhenti beroperasi setelah September 2021," tambahnya.

Hong Kong membeli masing-masing 7,5 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech dan Sinovac Cina, yang terakhir ini belum disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mereka juga memesan 7,5 juta dosis suntikan AstraZeneca, tetapi kesepakatan itu dibatalkan pada awal 2021 karena pihak berwenang berencana mengalokasikan anggaran untuk membeli vaksin generasi kedua tahun depan.

Sejauh ini hanya 19 persen populasi yang telah menerima satu dosis vaksin, sementara 14 persen lainnya telah menerima dua dosis.

Keragu-raguan juga membayangi tenaga medis. Pada awal bulan ini, Otoritas Rumah Sakit Hong Kong mengungkapkan hanya sepertiga dari stafnya yang mengambil kesempatan untuk divaksinasi.

Saat ini ada jutaan dosis Pfizer-BioNTech yang tidak terpakai, yang harus disimpan pada suhu sangat rendah dan hanya dapat disimpan selama enam bulan. Sebanyak 3.263.000 dosis vaksin Pfizer-BioNTech telah dikirim ke Hong Kong, tetapi hanya 1.231.600 yang telah terpakai.

Beberapa pekan terakhir, sejumlah politisi Hong Kong telah menyarankan kota tersebut untuk mengirim vaksin yang tidak terpakai ke luar negeri.

Kepercayaan publik pada pemerintah Hong Kong berada pada titik terendah dalam sejarah sejak Beijing dan otoritas lokal menghukum siapapun yang berbeda pendapat. Ap/re/cr2/na

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…