Seniman yang Kreasikan Lukisan dalam Media Keramik dan Kaca

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ani Nurhaliza saat melukis karyanya pada media kaca. SP/ BLI
Ani Nurhaliza saat melukis karyanya pada media kaca. SP/ BLI

i

SURABAYAPAGI.com, Bali - Ani Nurhaliza merupakan pelukis dan illustrator muda yang menggunakan media keramik dan kaca dalam mengkreasikan lukisannya yang bernuansa dekoratif pada hunian bertemakan Bali (Balinese). Kecintaannya pada budaya Bali menjadi inspirasinya dalam menghasilkan setiap karya lukis. Termasuk membuat inovasi karya dekoratif bertema Bali.

“Saya ingin menantang diri saya sendiri bahwa melukis itu tidak hanya pada kanvas, tapi juga bisa di media lain. Saya pun mencobanya pada media keramik dan rupanya bisa,” jelasnya, Rabu (26/5/2021).

Berawal dari kreasi idenya tersebut, Ani lantas memanfaatkan piring-piring polos di rumahnya, kemudian dia lukis sesuai dengan karakternya. Karena mendapat respons positif, dia pun memberanikan diri untuk mengembangkan kemampuan untuk melukis pada media keramik.

Seperti pada piring, mangkuk, dan dekoratif lain berbahan keramik. Selain menjadi media seni baru, juga dapat sebagai pilihan untuk mempermanis hunian dengan berbagai hiasan dekoratif bernuansa Bali.

Meskipun sudah tidak asing dengan seni lukis, melukis pada media keramik menjadi tantangan tersendiri baginya. Salah satunya karena media keramik yang licin menyulitkannya dalam melukis. Sebab, hanya dapat dilukis dengan teknik sekali gores sehingga tidak boleh ada kesalahan sedikit pun.

Perbedaan lain yang dirasakannya ketika melukis pada media keramik adalah karena memiliki permukaan yang licin membuat cat yang digunakan relatif cepat menyebar dan sulit untuk kering. Sehingga diperlukan proses cukup lama dibandingkan dengan melukis pada kanvas.

Melihat respons dari penikmat seni yang cukup bagus membuatnya kian semangat untuk terus mengembangkan diri. Bahkan, ke depan dia ingin mencoba berbagai media lain untuk menghasilkan karya. Seperti jaket maupun tote bag.

Hal tersebut lantaran dia ingin dapat menjangkau pasar yang lebih luas. “Kalau seperti jaket nanti rencananya ingin untuk kalangan anak muda. Jadi bisa mengenalkan budaya Bali pada anak muda,” imbuhnya.

Disinggung mengenai imbas pandemi Covid-19, dirinya tak menampik wabah yang telah berlangsung selama setahun ini juga berdampak pada pekerja seni seperti dirinya. Bahkan, dia terpaksa harus membatalkan sejumlah pameran seni yang telah direncanakan beberapa waktu lalu.

Namun, dia yakin dengan berbagai inovasi yang dibuatnya dirinya akan mampu bertahan melewati pandemi. “Saya rasa semua seniman dan pelaku seni merasakannya. Bisa tetap berkarya sudah lebih dari cukup untuk saat ini,” tandasnya. Dsy1

 

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…