Lima SD Kota Mojokerto Bakal di Merger Tahun Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid. SP/Dwy Agus Susanti
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto bakal melakukan penggabungan atau merger terhadap lima sekolah dasar Negeri (SDN) di wilayahnya. Pengabungan ini, selain bertujuan untuk efektifitas pengelolaan sekolah, juga bertujuan untuk efisiensi anggaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan mulai tahun ini pihaknya sudah menghentikan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di lima sekolah dasar negeri. Ini sebagai wujud serius menuju proses merger tersebut.

"Ada lima SD yang kita merger tahun ini, antara lain SDN Kauman, SDN Purwotengah, SDN Mentikan, kompleks SDN Balongsari Jalan Empunala serta kompleks SDN Balongsari Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto," jelasnya, Jumat (28/5/2021).

Ia mengungkapkan, penggabungan 5 SD tersebut bukannya tanpa alasan. Selama ini keberadaannya dinilai kurang efektif karena tidak memiliki peserta didik yang memadai serta berada dalam satu kompleks halaman sekolah.

Menurutnya, kalaupun keberadaan SD tersebut tetap dipertahankan, maka hasilnya pun tak akan begitu efektif. Bahkan dikhawatirkan tak akan mampu memenuhi standart yang ditetapkan dalam Permendiknas.  

"Bayangkan saja, ada SD yang jumlah siswanya cuma 12 anak saja. Padahal sesuai ketentuan, jumlah minimum peserta didik dalam satu kelas paling sedikit 20 siswa dan paling banyak 30 siswa," terangnya.

Merger ini, lanjut Amin, juga akan berdampak pada efektivitas pengelolaan sekolah dan penghematan anggaran. Sebab, anggaran untuk tunjangan kepala sekolah otomatis akan berkurang seiring berkurangnya jumlah SDN tersebut.

"Ini penghematan yang sangat luar biasa, karena tunjangan Kepsek sesuai Dapodik jumlahnya luar biasa," ujarnya.

Amin menambahkan, merger ini tak hanya dilakukan tahun ini saja. Sebab tahun depan juga ada lima SDN lagi yang akan di gabungkan. Diantaranya, SDN Meri, SDN Blooto, SDN Gedongan, SDN Pulorejo dan SDN Wates.

"Total jumlah SDN kita saat ini adalah 52 SDN, jika di merger 5 SD tahun ini jumlahnya akan berkurang menjadi 47. Dan jika dikurangi lagi 5 SDN tahun depan, maka jumlahnya menjadi kian ideal yakni 42 SDN saja," jelasnya.m

Ia menegaskan jika angka ideal itu terpenuhi, maka dipastikan tidak ada lagi SDN di Kota Mojokerto yang mengalami kekurangan siswa. Itu dihitung berdasar jumlah lulusan siswa Taman Kanak-Kanak serta angka kelahiran bayi di Kota Mojokerto.

"Sejak dua tahun lalu kita sudah meminta Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai syarat untuk mendaftar PPDB SD. Dan KIA ini sudah diberikan sejak anak itu lahir, sehingga kita bisa mengetahui jumlah angka kelahiran pertahun dan memprediksi angka anak usia sekolah," jelasnya.

Tak hanya merger, Amin juga akan melakukan rotasi sejumlah Kepala Sekolah yang terimbas merger pada bulan Juli ini. Itu dilakukan agar tidak ada yang di rugikan dalam proses penggabungan sekolah ini.

"Tahun ini kan ada 5 jabatan kepsek yang kosong, yakni empat pensiun dan satu meninggal dunia. Kekosongan Itu akan kita isi dengan Kepsek yang sekolahnya di merger itu," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Tertibkan Parkir Jalan Opak, Pemkot: Pengelola Wajib Terapkan Pembayaran Digital di Surabaya

Tertibkan Parkir Jalan Opak, Pemkot: Pengelola Wajib Terapkan Pembayaran Digital di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 11:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul aduan masyarakat melalui Hotline Lapor Cak Eri terkait praktik pembayaran parkir secara tunai dan pengelolaan parkir yang…

Pemkab Ngawi Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial Menyusul Efisiensi APBD 2027

Pemkab Ngawi Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial Menyusul Efisiensi APBD 2027

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menyusul kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, bakal mengurangi perjalanan dinas…