Pandemi, PAD Lamongan Alami Penurunan Drastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Yuhronur Efendi saat menyampaikan jawabannya atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Yuhronur Efendi saat menyampaikan jawabannya atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamongan selama pandemi covid-19 mengalami penurunan. Penurunan ini disebabkan karena kondisi perekonomian yang belum begitu baik.

Hal itu disampaikan oleh bupati Yuhronur Efendi, saat menjawab pandangan umum fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, dalam rapat paripurna DPRD Jum’at (4/6/2021).

Dikatakan nya, terkait tidak tercapainya pendapatan daerah, realisasi pendapatan retribusi, pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, lebih dikarenakan dipengaruhi oleh kondisi perekonomian yang belum begitu baik akibat pandemi. 

Selain itu, konsumsi masyarakat untuk kegiatan wisata belum bisa diharapkan, sehingga mempengaruhi pendapatan pajak sebagai akibat pembatasan kegiatan masyarakat. "Jadi selama pandemi kunjungan masyarakat ke lokasi-lokasi wisata di Lamongan mengalami penurunan drastis, sehingga mempengaruhi pendapatan daerah," terangnya.

Selain itu, tidak tercapainya pendapatan daerah karena disebabkan tidak beroperasinya armada angkutan darat dan tidak adanya event olahraga juga turut mempengaruhi. "Jadi semua lini selama pandemi terdampak semua," ungkapnya.

Terkait pungutan liar (pungli) yang dilakukan juru parkir, sebagaimana yang dipertanyakan Fraksi Partai PKB, Yes menyampaikan bahwa juru parkir yang terdaftar tiap bulan telah diberikan insentif dan selalu dilakukan monitoring. Selain itu juga, Pemkab Lamongan telah bekerjasama dengan POL PP untuk melakukan penertiban terhadap juru parkir liar.

Masih menanggapi pertanyaan fraksi Partai PKB terkait harga pupuk, Bupati Yes mengungkapkan bahwa kondisi pupuk yang ada merupakan inventarisasi dari Kementerian Pertanian terhadap aspirasi dari masyarakat tani. Sedangkan rendahnya harga jual gabah dipengaruhi oleh kualitas gabah.

“Sebagaimana aspirasi masyarakat tani tentang keinginan untuk mengurangi subsidi pupuk dan memperluas jangkauan subsidi pupuk, tahun ini subsidi pupuk dikurangi namun kuota penerima ditambah. Sedangkan terkait harga jual gabah yang rendah disebabkan kualitas gabah yang kurang baik karena pengelolaan pasca panen yang masih tradisional dan sangat dipengaruhi oleh cuaca,” terang Bupati Yes.

Sudah menjadi komitmen bersama semua lini dalam Pemerintahan Daerah Kabupaten Lamongan, bahwa pengelolaan belanja daerah yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip Pro Growth, Pro Job, Pro Poor dan Pro Environment.

“Saya yakin perekonomian Kabupaten Lamongan pada tahun 2021 akan lebih baik, sejalan dengan ekonomi global dan domestik. Kebijakan vaksinasi yang berlangsung secara global ditengarai mampu mendorong semakin luasnya pembukaan sektor-sektor ekonomi produktif dan peningkatan aktivitas masyarakat yang berimplikasi pada perbaikan ekonomi di Kabupaten Lamongan,” pungkas Bupati Yes. jir

 

Berita Terbaru

Dominasi Berbagai Kategori, HAWKS Surabaya Jadi Juara Umum Wali Kota Cup 2026

Dominasi Berbagai Kategori, HAWKS Surabaya Jadi Juara Umum Wali Kota Cup 2026

Senin, 29 Jun 2026 13:47 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Club Baseball Softball HAWKS Surabaya kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih gelar juara umum pada ajang…

Dukung Pendaftaran Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya Targetkan Rampung 7 Juli 2026

Dukung Pendaftaran Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya Targetkan Rampung 7 Juli 2026

Senin, 29 Jun 2026 13:34 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmen dalam mendukung uji coba program Perlindungan…

Setop Peredaran Karcis Parkir, Surabaya Implementasikan Digitalisasi dan Voucher

Setop Peredaran Karcis Parkir, Surabaya Implementasikan Digitalisasi dan Voucher

Senin, 29 Jun 2026 13:25 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kebijakan kepada seluruh petugas parkir atau Jukir terkait implementasi digitalisasi perparkiran, Pemerintah Kota…

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Lakukan Ziarah di TMP Raden Wijaya

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Lakukan Ziarah di TMP Raden Wijaya

Senin, 29 Jun 2026 13:15 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Blitar melaksanakan kegiatan ziarah rombongan di TMP R. Wijaya, S…

Viral! 2 Bus Ugal-ugalan di Nganjuk hingga Senggolan, Beruntung Tak Ada Korban

Viral! 2 Bus Ugal-ugalan di Nganjuk hingga Senggolan, Beruntung Tak Ada Korban

Senin, 29 Jun 2026 13:01 WIB

Senin, 29 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Kamera CCTV milik pemerintah baru-baru ini dibuat heboh lantaran merekam aksi ugal-ugalan dua bus di Nganjuk. Dalam video rekaman…

Tersendat Pasokan, Kelangkaan Solar dan Pertalite di SPBU Mojokerto Banyak Dikeluhkan

Tersendat Pasokan, Kelangkaan Solar dan Pertalite di SPBU Mojokerto Banyak Dikeluhkan

Senin, 29 Jun 2026 12:40 WIB

Senin, 29 Jun 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menindaklanjuti fenomena terkait kelangkaan Biosolar dan Pertalite yang masih terjadi Mojokerto akibat tersendatnya pasokan dari…