Jeritan Eks Pasar Pandegiling

"Kami masih menunggu, ini ndak Adil..."

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terlihat kondisi pasar pandegiling yang sudah ditutup dengan papan bambu dan diberi garis pembatas dari Satpol PP, Senin (7/6/2021). SP/Anggadia 
Terlihat kondisi pasar pandegiling yang sudah ditutup dengan papan bambu dan diberi garis pembatas dari Satpol PP, Senin (7/6/2021). SP/Anggadia 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pasar Pandegiling yang ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada hari Kamis (3/6) menyisakan cerita dibaliknya. Para pedagang merupakan pindahan dari obrakan proyek pelebaran Jl Pandegiling beberapa tahun belakangan. Setelah mengalami obrakan pertama akibat proyek pelebaran jalan, kini mereka harus menelan pil pahit diobrak kedua di tanah yang mereka anggap sudah 'kulo nuwun' terhadap pemilik tanah.

Salah satu pedagang di pasar tersebut adalah mas Breng (bukan nama sebenarnya) bercerita ia telah berjualan di pasar tersebut kurang lebih dua tahunan dan baru ini ada masalah. Ia menambahkan bahwa pasca diobrak dan disegel ia memutuskan untuk numpang di kios temannya di pinggir Jl Pandegiling.

"Tetep harus jualan kan mas, pandemi gini cari duit ya susah. Ya nekat aja wong dipinggir sini ya banyak yang jualan kok jadi sementara numpang disini (kios teman)", ujar pria tersebut.

Breng juga mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada solusi yang ia dapat dari pihak pemerintah.  "Sekarang saya hanya menunggu aja mas, kita orang kecil manut saja. Tapi klo dibilang mangkel ya mangkel ini ndak adil, itu pasar Koblen kok ga ditertibkan juga padahal sama - sama juga (gaada ijin), " ujar Breng, kepada Surabaya Pagi, Senin (7/6/2021).

Pantauan Surabaya Pagi Senin siang kemarin, pasca di tertibkan dan disegel. Eks pedagang pasar Pandegiling tersebar di pinggir jalan Pandegiling hingga Keputran. Tampak mayoritas pick up berjualan dengan plat nomor selain plat nomor Surabaya.

Salah seorang pedagang di pinggir jalan Pandegiling Sudiro mengatakan bahwa memang pasca disegel para pedagang pindah tempat ke pinggir jalan hingga keputran.

"Iya pindah pinggir jalan ini mas, sampean bisa liat platnya bukan dari Surabaya, mayoritas mereka bukan warga sekitar sini", ujar Diro.

Sebelumnya, Penutupan pasar sayur di Jalan Pandegiling, Surabaya, memantik protes dari para pemilik lapak. Para pedagang di sana menilai pemerintah tidak adil menegakkan aturan. Para pedagang menilai tindakan pemerintah menutup paksa sekaligus menyegel pasar tidak dibarengi dengan solusi konkret.

"Kami ini bukan kriminal, hanya mau berjualan," ujar Daud selaku perwakilan pedagang, Sabtu (5/6/2021). Hingga kini tampak pasar Pandegiling di segel oleh police line dan ditutup bambu. ang

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…