Obat Lianhua Qingwen, Laris Manis di Toko Obat China Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu toko obat China yang berada di Surabaya. SP/Arlana Byob
Salah satu toko obat China yang berada di Surabaya. SP/Arlana Byob

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berdasarkan penelusuran Surabaya Pagi, obat yang diklaim bisa menyembuhkan orang dari terpapar virus Covid-19, yakni Lianhua Qingwen, masih ditemukan di beberapa toko obat China. Mulai dari obat Tjong Hwa Jalan Mayjend Sungkono, toko obat Wan Shou Tang di Jalan Panjang Jiwo, toko obat "Kusuma" di Jalan Kusuma Bangsa dan toko obat Sehat Utama di Jalan Undaan Kulon Surabaya. Obat ini laris manis. Ada produk lokal dan China.

 Dari tiga lokasi itu, obat Lianhua masih dijual bebas, meski oleh BPOM, izin  telah dicabut. Seorang  penjaga toko obat Tjong Hwa mengatakan, obat tersebut biasa dipakai untuk penderita covid-19 yang positif atau orang yang masih reaktif.

"(Obat) Ini sering dibeli orang-orang penderita Corona. Khan gejalanya demam, tenggorokan kering, batuk. Obat ini bisa untuk menyembuhkan dan mencegah Corona," ujar penjaga toko yang tidak mau menyebutkan namanya kepada Surabaya Pagi, Selasa kemarin (8/6/2021).

Ia mengakui obat ini sudah ada sejak awal masuknya covid-19 di Indonesia. Selain itu untuk harga juga sangat relatif, untuk  dua strip isi 24 capsulnya  di bandrol dengan harga Rp.75.000,- Dan  yang isi 36 capsul ia bandrol dengan harga Rp.80.000,-.

 

Cukup Banyak Peminat

Di tempat lain tim juga menemukan hal serupa, obat tersebut ternyata di jual juga oleh toko obat Wan Shou Tang. Toko obat tersebut berada di kawasan jalan Panjang Jiwo Permai.

Karyawan toko Wan Shou Tang menjelaskan, obat anti Corona ini sudah ia jual lama dan sudah cukup banyak peminatnya.

"Obat ini untuk radang, untuk batuk, untuk anti corona. Harganya Rp 65.000,- satu box isi 2 strip isi 24 capsul" terangnya secara singkat.

Bahkan, menurut pengakuan penjaga toko di Wan Shou Tang, Lianhua juga ada yang produk lokal, selain impor  China. "Yang bagus itu asli China, ada barcodenya, dan tulisan chinese, mas,"  lanjutnya.

Senada juga di sampaikan beberapa pegawai toko "Kusuma" dan toko Sehat Mulia. Mereka rata-rata sudah menjual obat Lianhua jauh sebelum ada Corona. "Obat Lianhua ini sudah lama dijual disini mas. Sebelum corona malah. Keampuhannya untuk batuk-batuk, demam dan tenggorokan kering," jelas penjaga toko Sehat Mulia. byb

Berita Terbaru

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…