Pedagang Pasar Kupang Gunung Dites Swab, Puluhan Pedagang Tutup Kios

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 AKP A.Risky Fardian Caropeboka, S.I.K saat sedang memberikan pengertian pedagang yang menolak di tes SWAB.
AKP A.Risky Fardian Caropeboka, S.I.K saat sedang memberikan pengertian pedagang yang menolak di tes SWAB.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemkot Surabaya terus melakukan tes swab guna mengetahui dan mencegah penyebaran Covid 19. Kali ini Tes SWAB PCR dilakukan di Pasar Kupang Gunung, Jl Putat Jaya pada hari Rabu (9/6) Kapolsek Sawahan dan Danramil beserta Petugas dari Puskesmas Kecamatan Sawahan ikut melakukan pengawasan tes swab terhadap pedagang tersebut.

Satu per satu lapak para pedagang didatangi dan dilakukan tes swab di tempat. Kepala Puskesmas Kecamatan Sawahan Ayu Ekanita mengatakan bahwa hasil SWAB kali ini ditargetkan untuk 150 spesimen. Sehingga diharapkan mampu mencegah penyebaran Covid - 19.

"Target kami 150 Spesimen, sehingga semoga bisa membantu untuk mendeteksi pedagang sehingga bisa membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid 19", ujar Ayu.

Pantauan Surabaya Pagi, tidak semua pedagang di Pasar Kupang Gunung bersedia di SWAB oleh petugas. Guna merayu pedagang, petugas merayu pedagang dengan cara yang humanis dibantu oleh pedagang lainnya yang sudah di SWAB terlebih dahulu.

"Gapapa, ga sakit kok pak dari pada sampean ndak boleh jualan", ujar salah satu pedagang yang membantu merayu.

Ketakutan pedagang ini terlihat ketika petugas puskesmas yang didampingi oleh AKP A. Risky Fardian Caropeboka, S.I.K selaku Kapolsek Sawahan mulai masuk ke pasar.

Para pedagang yang ketakutan langsung menutup kiosnya sebelum petugas sempat datang. "Masih banyak pedagang yang belum memahami bahwa SWAB ini untuk mendeteksi apakah mereka sehat atau terdeteksi covid", ujar AKP Risky.

Tes yang berlangsung dadakan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir jam 11.00 WIB. Semua pedagang baik yang di luar maupun di dalam pasar dihimbau untuk melakukan tes SWAB PCR guna memutus rantai penyebaran Covid - 19.

Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…