Pileg 2024, PDIP Patok Target 11 Kursi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan di hadapan awak media usai pembukaan rakercab, Kamis (10/6). SP
Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan di hadapan awak media usai pembukaan rakercab, Kamis (10/6). SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kendati pemilu serentak 2024 masih cukup lama, namun DPC PDIP Gresik sudah mematok target penambahan kursi DPRD sebanyak 11 kursi pada pemilu legislatif (pileg) 2024. Saat ini partai berlambang Banteng bermoncong putih hanya memiliki 6 kursi dari 50 kursi yang tersedia.

Penambahan perolehan kursi tersebut disampaikan Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan dalam rapat kerja cabang (rakercab) PDIP yang digelar di sekretariat partai Jl Jaksa Agung Suprapto Gresik, Kamis (10/6).

Menurut Mujid Riduan, pada rakercab    kali ini peserta akan memetakan potensi dukungan di semua desa di Gresik dengan mengacu pada jumlah dapil. Dari 8 dapil yang ada, pihaknya optimis dapat mendulang 11 kursi atau naik 5 kursi dari 6 kursi yang ada sekarang.

“Jadi ada sinergi dari struktural partai, legislatif dan eksekutif karena bupati kita Gus Yani dan Bu Min diusung oleh PDIP sehingga secara tidak langsung berkewajiban mensukseskan target PDI Perjuangan di Gresik,” jelasnya.

Ditambahkan Mujid, perkembangan terakhir ada wacana perubahan dapil pada pileg 2024. Jika perubahan dapil tersebut terealisasi, maka pihaknya akan kembali menganalisa potensi yang ada.

Pada pemetaan wilayah nantinya juga diselaraskan dengan kader-kader yang akan maju di tiap dapil baik kader internal maupun eksternal.

“Pada pemetaan wilayah misalnya di dapil 1 Gresik – Kebomas, kader internal partai berapa dan eksternal partai berapa. Nama-nama itu selanjutnya kita usulkan ke DPP untuk ditetapkan sebagai caleg,” bebernya.

Mujid yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik itu menargetkan pada Maret 2022, semua nama-nama caleg sudah siap untuk memenuhi target 11 kursi di DPRD Gresik.

“Hitung-hitungan kami di DPC, jika di Bawean kita dapat 1 kursi, maka target minimal 10 kursi dan target maksimal 11 kursi akan tercapai dengan catatan tidak ada perubahan dapil,” ungkapnya.

Disinggung tentang wacana perubahan dapil, pihaknya masih akan mengkaji lebih jauh. “Jika menguntungkan, akan kita usulkan. Namun jika tidak, tidak akan kita usulkan,” pungkasnya.

 

 

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…