Inilah Celebrity Involvement

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Edwin Japarianto

Dosen Manajemen Pemasaran UK Petra
Edwin Japarianto Dosen Manajemen Pemasaran UK Petra

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Animo masyarakat yang tinggi menimbulkan antrean panjang ojek online yang memakan waktu lama hingga lebih dari dua jam. Bahkan beberapa gerai terpaksa ditutup oleh pihak keamanan karena menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.

Dosen Senior Manajemen Pemasaran Universitas Kristen (UK) Petra, Edwin Japarianto menjelaskan bahwa fenomena ini disebut dengan celebrity involvement. Artinya memanfaatkan kepopuleran idol BTS untuk memasarkan produk yang baru dirilis agar menjadi viral.

"Fenomena ini namanya celebrity involvement. Sebenernya jika kita mencermati dari strategi pemasaran, strategi ini sangat tepat. Artinya anak-anak muda kan suka sekali dengan sesuatu yang sedang booming. Mereka berlomba mendapatkan sebuah produk supaya bisa eksis di media sosial. Jamannya kan sudah seperti itu. Jadi anak-anak muda, kelompok ini yang sebenarnya menjadi sasaran," tuturnya kepada Surabaya Pagi, Kamis (10/6/2021).

Kendati demikian, strategi ini dinilai Edwin kurang bijak dan cukup berisiko jika dilanjutkan karena direalisasikan di situasi pandemi. Masih menurut penuturannya, hal ini dapat terjadi karena kekeliruan pihak manajemen yang tidak mampu membatasi animo.

"Strategi ini sebenarnya tepat, tapi kalau diteruskan memang tidak bijak. Namun sebenarnya hal ini seharusnya bisa diantisipasi oleh pihak manajemen dengan cara membatasi penjualan produk. Saya rasa aplikasi online mampu kok mengakomodasi itu," imbuhnya.

Meskipun diakuinya dunia pemasaran memberikan ruang kreativitas yang tidak terbatas, namun mengindahkan tanggung jawab sosial dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang ada adalah suatu kewajiban.

"Based marketing kan memang terletak pada kekreatifitasan, tapi tetap harus memperhatikan situasi kondisi masyarakat yang tidak bisa kita abaikan. Tidak elok rasanya jika mengejar profit tapi menutup mata tentang tanggung jawab sosial," pungkas dosen senior tersebut. la/cr2/rmc

Berita Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…