Konteks Aspirasi Berdemo, Polrestabes Surabaya Tekankan Peran Pengawasan Orang Tua untuk Anak di Bawah Umur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kejadian kerusuhan massa aksi demo di grahadi dan salah satu pelaku pengrusakan (tengah). SP/Athayamoch
Kejadian kerusuhan massa aksi demo di grahadi dan salah satu pelaku pengrusakan (tengah). SP/Athayamoch

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhir akhir ini dapat kita lihat di kota Surabaya banyak aksi demo yang di gerakan oleh mahasiswa ataupun organisasi masyarakat. Salah satunya demo yang terjadi di depan grahadi pada tanggal 26 juni 2026 malam, dalam aksi demo tersebut terjadi kerusuhan pada malam hari hingga terjadi pengerusakan pada grahadi. namun uniknya banyak pada kerusuhan tersebut banyak anak di bawah umur ikut andil dalam aksi tersebut.

Kali ini surabaya pagi mendapat data dari humas polrestabes Surabaya terkait siapa saja yang terlibat dalam aksi kerusuhan. Dalam data tersebut tak sedikit pelaku kerusuhan dan pengrusakan adalah anak di bawah umur, salah satu pelakunya masih umur 15 tahun. Dari sini terjadi tanda tanya besar bagaimana peran orang tua dalam pengawasan anak.

Padahal anak di bawah tidak di anjurkan dan di larang untuk ikut aksi demonstrasi karena melihat usianya yang masih muda dan emosional yang tidak stabil serta belum sepenuhnya paham apa yang harus di aspirasikan dan di orasikan. Akhirnya kita bisa melihat apa yang terjadi anak anak ini hanya ikut ikutan saja serta melampiaskan emosi yang terpendam nya. Mirisnya anak anak ini tau ada demo melihat dari sosial media maupun hanya ajakan dari teman temanya sehingga yang terjadi anak anak ini hanya datang tanpa tau apa yang harus di aspirasikan.

Dalam kasus seperti ini peranan orang tua dalam pengawasan dan pengarahan kepada anaknya sangatlah krusial dan vital, orang tua harus dapat mengawasi pergaulan pertemanan serta bagaimana kontrol emosi karena ini penting bagi pertumbuhan emosi serta pencarian jati diri anak di bawah umur. Serta orang tua harus tegas dan berani dalam membimbingnya serta mengawasi pergerakan dan tingkah laku anak, jika melihat anak melakukan tindakan yang di luar batas umurnya hendaknya orang tua berani ambil langkah tegas dalam penyelesaian masalah pada anak tersebut.

Tak hanya itu orang tua wajib membimbing anak dan memberikan ruang yang aman bagi mereka jujur dan menyuarakan isi hati sehingga anak anak tersebut dapat mengerti apa masalahnya dan bisa mengungkapkan, kelak jika anak tersebut turun untuk berdemonstrasi paham apa yang di aspirasikan bukan saja kerusuhan saja. Peranan orang tua dalam pengawasan di masa masa sekarang yang masih rawan aksi demo ataupun aksi damai juga penting karena jika tidak ada peranan orang tua yang terjadi adalah apa yang bisa kita lihat sekarang anak anak tersebut ikut dan melakukan kerusuhan karena melihat sosial media dan ikut ikutan saja dengan temanya. Athayamoch

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…