Pelindo III Optimalkan Sosialisasi Prokes di Pelabuhan Tanjung Perak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas pelabuhan Tanjung Perak saat memberikan arahan protokol kesehatan. SP/ Sem
Petugas pelabuhan Tanjung Perak saat memberikan arahan protokol kesehatan. SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Naiknya angka penyebaran virus covid-19 di Surabaya, membuat PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III memperketat protokol kesehatan (prokes). 

Data dari Satgas Covid-19 Jawa Timur menunjukan, tingkat penularan atau rate of transmission di Surabaya berada diangka 1,6. Artinya, kalau ada 10 orang terinfeksi Covid-19, dalam satu pekan bisa menjadi 16 orang.

Mengantisipasi akan hal tersebut, Deputi Manager Umum dan Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy saat dihubungi menjelaskan, pihak Pelindo III kini gencar melakukan sosialisasi dan peringatan kepada penumpang kapal di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) pelabuhan Tanjung Perak.

"Penerapan prokes di GSN tetap kami lakukan. Ada petugas gabungan dari polres juga yang membantu kami di dalam terminal," kata Rendy Fendy kepada Surabaya Pagi, Jumat (11/6/2021).

Peringatan untuk menjaga jarak, mencuci tangan serta memakai masker gencar dilakukan oleh perusahaan plat merah ini. Para petugas disediakan di setiap sudut pelabuhan guna mengingatkan penumpang kapal yang masih acuh dengan prokes.

"Kami juga selalu menghimbau untuk penerapan prokes baik menggunakan toa atau menggunakan speaker," katanya.

Sejauh ini hanya ada himbauan penerapan prokes di pelabuhan. Soal pemberian sanksi administrasi berupa penyitaan e-KTP dan denda sebesar Rp150 ribu tidak lakukan oleh Pelindo III

Sanksi administrasi sendiri, telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor: 67 Tahun 2020. Dalam Pasal 38 disebutkan sanksi administrasi diberikan bagi pelanggar protokol kesehatan berupa denda baik kepada perorangan maupun badan usaha.

"Tidak ada [sanksi administrasi]. Karena yang bisa menerapkan sanski administrasi hanya dari pihak berwajib saja," katanya menjelaskan.

"Tapi untuk peringatan akan prokes, tetap kami lakukan berulang-ulang," tambahnya. Sem

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…