China Ciptakan Teknologi Baru, Hijaukan Lahan Gurun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pekerja kontrol penggurunan membuat penghalang jerami di Gurun Tengger di sepanjang lokasi konstruksi Qingtongxia-Zhongwei. SP/ CH
Pekerja kontrol penggurunan membuat penghalang jerami di Gurun Tengger di sepanjang lokasi konstruksi Qingtongxia-Zhongwei. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Saat ini, para peneliti Tiongkok di SDRES berdedikasi untuk mengembangkan teknik baru untuk memerangi penggurunan di Tiongkok, yang dalam 20 tahun terakhir telah berkontribusi pada area penghijauan terbesar di dunia.

Salah satunya, sebuah kota di dekat Gurun Tengger di Daerah Otonomi Ningxia Hui di barat laut China, salah satu tempat terkering di negara itu dilapisan gurun.

Zhao Yang bersama rekan rekannya di Stasiun Penelitian dan Eksperimen Gurun Shapotou (SDRES) dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS), membiakkan sejenis cyanobacteria yang merupakan kunci teknologi pengendalian gurun.

 “Teknik baru telah diterapkan. Lahan percobaan di bawah pengawasan saya sendiri seluas 33,3 hektar, belum lagi ladang yang diawasi oleh rekan-rekan saya di bagian lain China,” kata Zhao, Jumat (18/6/2021).

Struktur jerami, yang menyerupai papan catur, terbukti menjadi cara yang paling nyaman, ramah lingkungan dan murah untuk menghentikan perambahan pasir. Di dalam papan catur, permukaan pasir membentuk kerak keras dari waktu ke waktu yang mencegah pasir bergerak.

Dengan pengalaman pengendalian pasir yang cukup, Ningxia sedang membangun jalan raya pertamanya yang melintasi Gurun Tengger, yang diharapkan akan selesai pada tahun 2021.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah mendorong upaya penghijauan di seluruh negeri. Data resmi menunjukkan bahwa pada tahun 2020 saja, negara ini meningkatkan ekologi 2,83 juta hektar padang rumput dan melakukan pekerjaan pencegahan dan pengendalian penggurunan di lebih dari 2,09 juta hektar lahan.

Sementara membuat kemajuan dalam memerangi penggurunan selama beberapa dekade terakhir, China berbagi teknik dan pengalamannya dalam pengendalian pasir dengan negara lain.

"Pengalaman China dapat bermanfaat bagi dunia," kata insinyur pertanian Irak Sarmad Kamil Ali, yang berada di China pada 2013 untuk belajar tentang pengendalian pasir.

"Orang Cina selalu mengejutkan dunia dengan metode kreatif untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Mereka memiliki metode yang berbeda untuk memperbaiki bukit pasir, dan saya baru-baru ini mengetahui bahwa mereka menggunakan teknologi yang lebih maju dalam memperbaiki bukit pasir," katanya.

Terlepas dari pencapaian China dalam pengendalian gurun, para peneliti percaya bahwa metode anti-penggurunan di negara itu masih perlu bertahan dalam ujian waktu.

Bagi Li, tujuan akhir dari pengendalian pasir bukanlah untuk menghilangkan gurun, tetapi untuk meningkatkan keanekaragaman hayati ekosistem gurun dan menemukan cara bagi manusia dan gurun untuk hidup harmonis. Dsy14

 

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…